Awal Mula Penangkapan Dokter Sunardi oleh Densus 88, Berusaha Melarikan Diri hingga Ditembak Mati

Awal Mula Penangkapan Dokter Sunardi oleh Densus 88, Berusaha Melarikan Diri hingga Ditembak Mati

Dedi Sutiadi
2022-03-11 16:23:20
Awal Mula Penangkapan Dokter Sunardi oleh Densus 88, Berusaha Melarikan Diri hingga Ditembak Mati
Ilustras Densus 88 lakukan penyergapan terduga teroris.

Berikut ini awal mula penangkapan dokter Sunardi yang terpaksa ditembak mati oleh Densus 88. Ternyata saat ingin diamankan Densus 88 dokter Sunardi melakukan perlawanan agresif hingga terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

Densus 88 tengah trending di media sosial Twitter. Hal ini tidak terlepas dengan tewasnya seorang dokter bernama Sunardi yang diduga terlibat aksi terorisme jaringan Jamaah Islamiyah.

Baca juga: Profil dan Biodata Ali Kalora, Pemimpin Kelompok Teroris MIT yang Berhasil Tewas di Tangan Satgas

Melakukan Perlawanan Agresif


Kronologi tewasnya dokter Sunardi oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 terjadi di Sukoharjo, Jawa Tengah pada Rabu 9 Maret 2022. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menerangkan bahwa dokter Sunardi melakukan tindakan perlawanan agresif saat hendak ditangkap polisi. Saat itu polisi telah memberikan tembakan peringatan namun tidak dihiarukan hingga akhirnya terpaksa diambil tindakan tegas dan terukur oleh aparat demi keselamatan masyarakat.  

Berusaha Melarikan Diri dengan Mobil

Menurut info yang didapatkan bahwa Dokter Sunardi berusaha melarikan diri dengan mengendarai mobil pick up. Dokter Sunardi mengendarai mobil dengan zig zag, menggoyangkan ke kanan dan ke kiri hingga sempat menabrak mobil warga yang melintas.

Ditembak Mati Densus 88


Tim Densus 88 pun langsung memberikan peringatan dengan tembakan ke udara, namun dokter Sunardi masih juga terus melawan bahkan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dengan menggoyang ke arah kanan dan kiri untuk menjatuhkan petugas yang berada di bagian belakang mobil. Petugas pun terpaksa melepaskan tembakan ke yang bersangkutan.

"Dikarenakan situasi yang dapat membahayakan jiwa petugas dan masyarakat sehingga petugas melakukan upaya paksa dengan melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan tersangka dan mengenai di daerah punggung atas dan bagian pinggul kanan bawah," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan.

Setelah berhasil dilumpuhkan, dokter Sunardi yang terkena tembakan tim Densus 88 langsung dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. Namun saat dalam perjalanan dokter Sunardi meninggal dunia.

Baca juga: Profil dan Biodata Abu Rusydan Lengkap Umur, Teroris Tokoh Senior JI Kembali Ditangkap Densus 88

Dokter Sunardi Diduga Teroris Jaringan JI


Dokter Sunardi disebut sebagai terduga teroris karena terlibat secara aktif dalam Jemaah Islamiyah (JI) sebagai penasehat. Selain itu terlibat dalam Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) sebagai penanggung jawab.    

"Yang bersangkutan sebagai penasehat amir JI dan juga penanggung jawab Hilal Ahmar Society," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.


Share :