Semenjak viralnya NFT Ghozali Everyday, masyarakat Indonesia
semakin melek dengan kemajuan teknologi salah satunya NFT yang sedang jadi tren
di seluruh dunia. Ghozali berhasil meraup keuntungan hingga miliaran rupiah
dengan menjual NFT foto selfie dirinya di platform Opensea.
Hal tersebut membuat Gubernur Jawa Barat turut bereksperimen
menjual karya fisik seniman Bandung menjadi NFT di platform Opensea.
Lukisan Seniman Braga Jadi NFT Terjual Rp 4,2 juta
Ridwan Kamil berhasil menjual karya lukisan seniman di jalan
Braga menjadi NFT. Ia menjual karya seni tersebut
melalui platform Opensea seharga Rp4,2 juta dengan aset kripto ethereum setara
0,09.
“LUKISAN JALANAN
BANDUNG INI TERJUAL 8 KALI LIPAT DI BURSA DIGITAL @NFT
Alhamdulillah, kami berhasil bereksperimen,
menjualkan lukisan pelukis jalanan di Braga Bandung ini, yang biasanya 500 ribu
rupiah melonjak 8 kali lipat menjadi 4,2 juta rupiah atau 0,09 ETH di bursa NFT
melalui platform @opensea “ tulis Ridwan Kamil di akun instagramnya.
Berencana Membuat Akun Opensea untuk Pekerja Kreatif Jawa Barat
Terjualnya lukisan
karya seniman di jalan Braga tersebut membuat Ridwan Kamil berencana membuka
akun khusus di Opensea untuk membantuk menjual karya-karya dari pekerja kreatif Jawa Barat.
“Pemprov Jawa Barat
mulai tahun 2022 membuka akun khusus di platform digital ini untuk membantu
menjualkan karya para pelaku ekonomi kreatif Jawa Barat menjadi lebih berlipat
nilai ekonominya. Dunia baru, cara baru untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.” ujarnya.
Jabar Siapkan SMK Kurikulum 4.0
Fenomena Ghozali
Everyday menurut Ridwan Kamil harus menjadi contoh bagi pemuda-pemuda lainnya
khususnya di Wilayah Jawa Barat. Emil menjelaskan bahwa Jawa Barat siap menciptakan
kurikulum Shopee terkait bisnis digital dan akan dimulai perdana di SMKN 1 Kota
Bogor.
“JABAR SIAP SMK
Kurikulum 4.0. Karenanya 26 ribu anak SMK se Jawa Barat akan diberi kurikulum Shopee
terkait bisnis digital. Kuliah atau kelas perdana dimulai di SMKN 1 Kota Bogor.
Jawa Barat harus siap. Indonesia harus siap.”
Tulis Emil.
Dengan ini diharapkan
dapat mencetak generasi muda yang melek digital seperti Ghozali.