Adrian Zakhary Yakin Syarikat Islam Bisa Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan

Adrian Zakhary Yakin Syarikat Islam Bisa Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan

Foto
Wakil Ketua Dewan Cabang Syarikat Islam SI Kota Bogor Adrian Zakhary

Jihad dakwah ekonomi kerakyatan yang digelorakan Dewan Pimpinan Cabang Syarikat Islam (SI) Kota Bogor disambut penuh antusias Adrian Zakhary. Sebagai Wakil Ketua Dewan yang baru saja dilantik dirinya yakin SI mampu mewujudkan kebangkitan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).   

Ketua Umum PP/LT SI Hamdan Zoelva baru saja melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang Syarikat Islam Kota Bogor masa jihad 2018 – 2023.  pelantikan digelar di IPB International Convention Center, Kota Bogor, Kamis 11 November 2021. 

Baca juga: Eiger Adventure Land, Komisaris Milenial PTPN VIII Adrian Zakhary: Daya Tambah Ekonomi Masyarakat


Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang Syarikat Islam (SI) Kota Bogor ini mengangkat tema tentang "Mengokohkan Kedaulatan Ekonomi Dalam Membangun Bangsa yang Rahmatan Lil’alamin". Dalam sambutan, Hamdan Zoelva berharap para pengurus yang baru saja dilantik bisa ikut bersama sukseskan program SI yang mengarah pada perbaikan umat. 

"Saya berharap jajaran pengurus SI Kota Bogor dapat menyukseskan program-program organisasi di SI yang sejalan dengan perbaikan umat, bangsa dan negara, kata Ketua Umum PP/LT SI Hamdan Zoelva Kamis, 11 November 2021.    

Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan 

SI DPC Kota Bogor menurut Adrian bisa menjadi basis pergerakan dakwah ekonomi umat. Adrian yakin semangat berjihad fisabilillah untuk bangun ekonomi kerakyatan akan berdampak postif untuk rakyat. Menurut Adrian jihad ini bisa berjalan baik jika dilakukan bersama, saling rangkul dan kolaborasi untuk mewujudkan kebangkitan ekonomi kerakyatan.    

"Bersama Syarikat Islam kita yakin para pengurus DPC Kota Bogor dengan basis perjuangan jihad fisabilillah bersama bisa menjadikan Kota Bogor sebagai center pergerakan Dakwah Ekonomi dari bawah sampai ke tingkat atas. Ini bisa memberikan dampak yang besar untuk rakyat dengan tidak memandang status. Semua kalangan akan kita rangkul untuk membangkitkan kembali Ekonomi Kerakyatan" ungkap Wakil Ketua Dewan Cabang SI Kota Bogor Adrian Zakhary dilantik pada correcto Kamis 11 November 2021.

Syarikat Islam Bangun Ekonomi Masyarakat


Menurut Adrian, ini adalah langkah nyata karena membangun ekonomi dari bawah dan merangkul rakyat untuk berjihad bersama untuk kebangkitan ekonomi kerakyatan. Adrian pun mengajak agar semua pihak ikut bersama gelorakan gerakan kebangkitan ekonomi kerakyatan. 

"Dengan Dakwah Ekonomi bersama Syarikat Islam, kita bersama membangun ekonomi dari bawah, dari pasar ke pasar, dari satu warung ke warung, dari satu sudut terpencil ke sudut lain yang jarang terjangkau. Ayo Kita gelorakan semangat ekonomi kerakyatan, melakukan pembinaan, menumbuhkan sebanyak-banyaknya pedagang yang bisa berdampak bagi kebangkitan Ekonomi Kerakyatan," bebernya. 

Baca juga: Komisaris Milenial Adrian Zakhary Sebut Agrowisata Gunung Mas PTPN VIII Buka Peluang Ekonomi Kreatif  

Peran Generasi Muda Bangun Kedaulatan Ekonomi Bangsa


Adrian Zakhary yang juga dikenal sebagai tokoh muda mengingatkan pentingnya peran dan keterlibatan generasi milenila dan generasi dalam proyek kebangkitan ekonomi kerakyatan ini. Adrian melihat bahwa sejarah pergerakan SI tidak lepas dari peran para pemuda masa itu. 

"Anak muda, milenial dan generasi Z, sebagai penerus perjuangan bangsa ini dan menjadi mayoritas penduduk Indonesia saat ini menjadi basis perjuangan. Sebagaimana dulu para Pemuda memulai kebangkitan Indonesia, mulai dari Terbentuknya Syarikat Islam pada 1905, sampai era kemerdekaan yang tak lepas dari tangan pemuda. Untuk itu, semangat kebangkitan Syarikat Islam dengan mengusung Kebangkitan Kerakyatan harus kita jadikan momentum penting untuk merefresh kembali memori bangsa ini, bukan utk euforia semata, melainkan membangkitkan kembali Semangat Kebangsaan dan Kedaultan Ekonomi bersama Syarikat Islam dibawah kepemimpinan Ketua Umum Prof Hamdan Zoelva,"pungkasnya.