Ini Respon Korban Bom Bali soal Usulan Fadli Zon Bubarkan Densus 88, Sebut Tak Waras

Ini Respon Korban Bom Bali soal Usulan Fadli Zon Bubarkan Densus 88, Sebut Tak Waras

Foto
Respon Korban Bom Bali soal Usulan Fadli Zon Bubarkan Densus 88. foto: Instagram

Fadli Zon yang merupakan seorang politikus Partai Gerindra mengusulkan untuk bubarkan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Ini respon korban Bom Bali.

Ungkapan itu, dikatakan oleh Fadli Zon dalam akun Twitternya, @fadlizon.

Baca Juga:  Ini Reaksi Polri Soal Fadli Zon Minta Densus 88 Dibubarkan


Alasan Densus 88 dibubarkan

Politikus yang lahir pada 1 Juni 1971 di Jakarta dan berusia 50 tahun, berpendapat  Densus 88 terkesan menjadikan urusan teroris sebagai komoditas dan menginspirasi para kelompok terorisme di Indonesia seperti kelompok Taliban di Afghanistan.

Selain itu, politikus 50 tahun itu berpendapat terlalu banyak lembaga yang menangani aksi terosime di Indonesia.


Cukup BNPT

Anggota Komisi 1 DPR RI itu berpendapat, saat ini cukup Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang mengurusi permasalahan terorisme di Indonesia.

Baca Juga:  Ini Alasan Fadli Zon Minta Densus 88 Dibubarkan, Sebut Narasi yang Dikeluarkan Densus Berbau Islamofobia


Respon korban Bom Bali

Salah satu korban Bom Bali yang terjadi pada 12 Oktober 2002 bernama Suyatno, usulan Fadli Zon untuk membubarkan Densus 88 sudah tak waras.

Sebab, baginya Densus sangat membantu dan memiliki peran besar dalam penanggulangan terorisme di Indonesia.