Coki Pardede Akan Jalani Rehabilitasi 1 Tahun Karena Tingkat Kecanduan Atas Narkoba Parah

Coki Pardede Akan Jalani Rehabilitasi 1 Tahun Karena Tingkat Kecanduan Atas Narkoba Parah

Foto
Coki Pardede menjadi tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu (Sumber Foto: Int).


Komedian Reza Pardede atau yang akrab disapa Coki Pardede mulai menjalani rehabilitasi terkait kasus narkoba yang menjeratnya. Rehabilitasi ini berdasarkan permohonan pihak Keluarga dan pengacara Coki kepada pihak Kepolisian dan berdasarkan assesment dari pihak Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tangerang. Komedian berusia 33 tahun itu menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

Baca Juga: Fira Salsabila Pacar Coki Pardede Mengaku Kaget Kekasihnya Seorang Gay

Rehabilitasi Hingga 1 Tahun


Menurut pengakuan dari sangpacar Firsabila, Coki akan jalani rehabilitasi selama setahun dan juga akan pindah tempat rehabilitasi. Hal itu karena tingkat kecanduan Coki Pardede atas narkoba terbilang parah.

"Tapi nanti belum tau ya kemana, intinya ini perawatan dan pengobatan yang intensif ya , harus serius, enggal ada main-main," ungkapnya.

Baca Juga: Pengacara Bantah Coki Pardede Nyabu Lewat Anal, Ternyata Gunakan Metode Ini

Sempat Lakukan Rahabilitasi Mandiri


Firsabila mengatakan bahwa sebelumnya Coki Pardede sempat melakukan rehabilitasi mandiri sebelum tertangkap polisi. Namun, dia mengaku bahwa jika ternyata Coki masih tetap memakai narkoba.

"Sebenernya dia sudah sempat rehab mandiri ya, rehabilitasi secara pribadi. Dia juga sempat mengonsumsi obat untuk psikisnya, karena dulu dia cukup aktif pemakaiannya," katanya.

Baca Juga: Kekasih Coki Pardede Tak Tahu Soal Isu Coki Gay

Bersusaha Berhenti Sejak Pacaran


Firsabila menambahkab bawa Coki mencoba berhenti sejak mereka berpacaran . Namun, lagi-lagi dia mengaku tidak tahu bahwa jika kenyataannya Coki belum sembuh total.

"Dia cukup aktif pemakaiannya dari dulu banget, tetapi semenjak kenal sama saya sih sebenernya tidak dalam posisi aktif pemakai. Jadi, tidak tahu apakah sudah berhenti atau memang masih ada sedikit-sedikit itu sebenarnya enggak tahu," katanya.