Viral Penampakan Sertifikat Vaksin Tertua di Dunia, Dikeluarkan Masa Turki Ustmani, Bukti Peradaban Islam Maju

Viral Penampakan Sertifikat Vaksin Tertua di Dunia, Dikeluarkan Masa Turki Ustmani, Bukti Peradaban Islam Maju

Foto
penampakan sertifikat vaksin tertua di dunia menjadi viral di media sosial. Setelah diselidiki, sertifikat vaksin tersebut dikeluarkan pada masa Khalifah Islamiyah Turki Ustmani pada tahun 1908. foto: TikTok

Sebuah penampakan sertifikat vaksin tertua di dunia menjadi viral di media sosial. Setelah diselidiki, sertifikat vaksin tersebut dikeluarkan pada masa Khalifah Islamiyah Turki Ustmani pada tahun 1908.

Dengan demikian, sertifikat vaksin yang berwarna coklat dan bertuliskan bahasa Prancis dan Arab itu telah berusia 113 tahun dan sebagai bukti beradaban Islam maju.

Baca Juga:  Presiden Jokowi dan Erick Thohir Tinjau Vaksinasi di Lampung, Gencar untuk Pulihkan Ekonomi

Bertuliskan bahasa Prancis dan arab

Dalam sertifikat vaksin dalam kertas berwarna coklat yang bertuliskan bahasa Prancis 'Certificat du Vaccin' dan bahasa Arab itu, diketahui dari unggahan akun TikTok @agungbudi.03, Selasa 7 September 2021.

Dalam akun TikTok itu, terlihat bagaimana tampak sertifikat vaksin tertua di dunia itu yang dikeluarkan pada masa Turki Ustmani kepada seorang anak berusia 10 tahun di Istanbul, Turki bernama Ismail Efendi yang diberikan pada 13 Oktober 1326 H atau 1908 M.


Vaksinasi campak

Dilansir dari berbagai sumber, tahun 1908 pada masa Turki Ustmani, tepatnya saat pemerintahan Sultan Abdul Hamid II tahun 1326 H atau 1908, telah ditemukan vaksin campak yang biasa disuntikkan kepada anak-anak agar terhindar dari penyakit campak.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Ikut Dampingi Presiden Vaksinasi Door to Door, Targetkan Anak di Atas 12 Tahun Hingga Lansia

Diunggah oleh Said Didu


Mantan Staf Khusus Menteri ESDM, Muhammad Said Didu dalam akun Twitternya, @msaid_didu juga mengunggah sertifikat vaksin tertua di dunia itu. 

"Sertifikat vaksin tertua di dunia. Kadrun lagi ?," ujar Said Didu dalam akun Twitternya.