Cerita Mistis Rumah Kosong di Ngagel Jaya Surabaya, Konon Dihuni Beragam Hantu Usil

Cerita Mistis Rumah Kosong di Ngagel Jaya Surabaya, Konon Dihuni Beragam Hantu Usil

Foto
Ilustrasi Rumah Kosong di Ngagel Jaya Surabaya (foto: Iradio FM)

Sebuah rumah di Jalan Ngagel Jaya 82, Surabaya yang telah lama kosong kini menyimpan cerita mistis. Konon, rumah yang pernah jadi tempat pembunuhan itu dihuni beragam hantu usil.

Ceritanya, pada suatu hari Komunitas Indigo dan Telepati Surabaya (KITS) menelusuri rumah tersebut. Saat mau masuk ke rumah tersebut, mereka seakan sengaja dilempari batu kecil bahkan melihat kuntilanak di sisi utara rumah.

Baca Juga: Cerita Mistis Penggali Kubur Covid-19 di Purwakarta, Mendengar Suara Misterius dari Tanah yang Digali

Setelah masuk ke kamar tempat pembunuhan yang menghilangkan nyawa empat anggota keluarga sekaligus, salah seorang dari anggota Kits itu melakukan komunikasi dengan salah satu jin yang menceritakan memori kelam 2008. Sepekan sebelum Lebaran, seorang ayah menghabisi nyawa istri dan dua anaknya, kemudian bunuh diri.

Baca Juga: Cerita Mistis Cara Menangkal Hantu Lampor Keranda Terbang dan Hantu Ketok Pintu

Pasca kejadian mengenaskan itu, banyak mahkluk gaib dari luar bersemayam di rumah itu. Dan kini, rumah itu seperti istana genderuwo karena penghuninya lebih banyak genderuwo, mulai dari masih anak-anak hingga dewasa.

Tidak hanya itu, rumah itu juga disebut banyak jin di dalamnya. Jin-jin itu sering mengganggu pengendara yang melintas, terutama pada saat malam hari. Bahkan banyak orang yang sering melihat sosok bapak-bapak tua menjaga pintu gerbang.

Baca Juga: Cerita Mistis Angel Lelga, Mengaku Pernah Disantet hingga Muntah Kain Kafan

Jin-jin itu juga disebut terkadang suka mengganggu ojol. Para ojol korban jin itu mengaku banyak order makanan yang sering menuju alamat rumah itu atau permintaan menjemput penumpang di rumah tersebut. Padahal, rumah sudah 13 tahun tak berpenghuni.

Tidak sedikit juga orang yang masuk ke rumah itu dengan niat tak baik. Jika seperti itu, biasanya mereka langsung diganggu hingga orang tersebut urung melaksanakan niatnya.