Dirut Indofarma: Mulai Agustus Produksi Obat Ivermectin Capai 16 Juta Butir

Dirut Indofarma: Mulai Agustus Produksi Obat Ivermectin Capai 16 Juta Butir

Ekel Suranta Sembiring
2021-07-07 17:01:27
Dirut Indofarma: Mulai Agustus Produksi Obat Ivermectin Capai 16 Juta Butir
Direktur Utama (Dirut) Indofarma, Arief Pramuhanto (foto: Instagram/ @ariefpramuhanto)

Banyaknya permintaan di pasar, PT Indofarma pastikan mulai Agustus akan memproduksi obat Ivermectin 16 juta butir perbulan. Hal ini sampaikan Direktur Utama (Dirut) Indofarma, Arief Pramuhanto saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (7/7/2021).

Arief menyampaikan, pihaknya pada bulan Juli ini akan memproduksi 8 juta butir Ivermectin. Dan ketika bulan Agustus nanti pihaknya akan memproduksi  2 kali lipat menjadi 16 juta butir.

Baca Juga: Gebrakan Peduli Nakes, Erick Thohir: Yuk Tunjukkan Apresiasi Nakes dengan Sumbang Vitamin dan Suplemen

"Bulan ini kita akan memproduksi 8 juta butir atau kurang lebih 400 ribu botol. Dan bulan Agustus nanti kami akan menambah beberapa fasilitas, di mana diharapkan nanti produksinya bisa dua kali lipat," terang Arief Pramuhanto.

Arief menjelaskan, pada tanggal 5 Juli kemarin pihak BPOM sudah mengeluarkan PPUK atau persetujuan pelaksanaan uji klinis Ivermectin sebagai obat terapi pasien COVID-19. Arief melanjutkan, saat ini pihak Balitbangkes pun sedang mengadakan uji klinis.

Baca Juga: Ingat! Jenis Sayuran Ini Bisa Membantu Pemulihan Usai Terkena Covid-19

Arief mengatakan, saat ini Bio Farma bekerja sama dengan apotek Kimia Farma dalam mendistribusikan Ivermectin, dan juga apotek-apotek lain. Mereka juga nantinya akan mendistribusikannya ke rumah sakit dan klinik.

Baca Juga: Pasokan Listrik Aman Selama PPKM, Erick Thohir yang Ngecek Langsung! Simak Disini

Erief berpesan, bila masyarakat membutuhkan Ivermectin maka dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar  dokter bisa memberikan resep sesuai dengan dosis yang menjadi protokol dari Balitbangkes.

"Ini adalah obat keras di mana diperlukan resep dokter. Jadi ini bukan obat yang OTC (yang dapat diperoleh secara bebas tanpa resep dokter), tapi ini adalah obat keras yang harus dengan resep dokter," tutur Arief.


Share :

HEADLINE  

Kaesang Optimis PSI Tembus Senayan Minta Kader Kawal Real Count

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 17, 2024 09:44:02


Hasil Real Count KPU Sulawesi Tengah: Suara PSI Tembus 4,17%

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 21:11:41


Pemuka Agama Himbau Semua Terima Hasil Pemilu, Saatnya Rekonsiliasi

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 13:44:30


Hasil Riset Puspenpol Sebut FYP TikTok Jadi Game Changer Politik Indonesia

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 14, 2024 13:02:26


Foto: GBK Jadi Lautan Biru di Kampanye Prabowo-Gibran

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 10, 2024 20:14:24