Dorong Daya Saing di Pasar Global, BNI Salurkan KUR ke UMKM Binaan IPB

Dorong Daya Saing di Pasar Global, BNI Salurkan KUR ke UMKM Binaan IPB

Foto
BNI Salurkan KUR ke UMKM Binaan IPB

BNI ikut dorong pengusaha UMKM memiliki daya saing di pasar global. Salah satu upaya nyata dari BNI adalah dengan memberikan bantuan finansial berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada UMKM Binaan IPB.

BNI salurkan bantuan ke UMKM binaan IPB

BNI salurkan bantuan kepada pengusaha UMKM yang bergerak usaha tanaman hias. Bantuan tersebut disalurkan kepada pengusaha UMKM binaan Institute Pertanian Bogor (IPB). 

Baca juga: Sosok dan Fakta Lengkap Ajil Ditto, Penyanyi Multitalenta Pemain I Love You Silly 

"Guys, kalian tau gak sih kalo dukungan finansial berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah diberikan oleh BNI kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pengembangan tanaman hias. Di mana, mereka juga telah menjadi mitra binaan di kebun percontohan IPB University loh," tulis akun Instagram @bni46 10 Juni 2021.


Bantuan KUR diserahkan langsung oleh perwakilan BNI Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Bapak Sis Apik Wijayanto kepada 4 orang petani tanaman hias binaan kampus IPB. Adapun 

"Penyaluran KUR tersebut diserahkan langsung kepada 4 orang petani oleh Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Bapak Sis Apik Wijayanto, dengan total penyaluran yang mencukupi untuk pengembangan usaha masing-masing UKM," tulis akun Instagram @bni46.

Baca juga: Biografi dan Profil Lengkap Agama Ajil Ditto, Pemeran Jojo di Serial I Love You Silly

BNI dorong daya saing di pasar global

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Bapak Sis Apik Wijayanto menerangkan bahwa bantuan yang diberikan BNI diharapkan mampu para petani tanaman hias bisa lebih maju. Program bantuan ini juga dirancang BNI agar bisa dorong daya saing para pengusaha UMKM tanaman hias di kancah pasar global.

Melalui pendampingan dari IPB University dan permodalan dari BNI, pegiat usaha pengembangan tanaman hias ini diharapkan dapat berkembang dan memiliki daya saing UMKM di pasar global, sehingga nantinya turut membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional," ujar Sis Apik di IPB University Bogor, Minggu 6 Juni 2021.