Bank BNI Berbagi Tips dan Cara Mencegah Tindak Kejahatan Skimming

Bank BNI Berbagi Tips dan Cara Mencegah Tindak Kejahatan Skimming

Foto
Ilustrasi tindak kejahatan skimming

Waspada terhadap tindak kejahatan skimming. Berikut correcto sajikan tips dan cara yang dibagikan oleh Bank BNI untuk mencegah tidak kejahatan skimming. 

Baca juga: Bank BNI Bagikan Tips dan Cara Agar Terhindar dari Investasi Bodong

Kejahatan sudah sangat beragama modelnya. Kejahatan bahkan bisa terjadi di tempat yang tidak terduga, termasuk tindak kejahatan skimming. Ini adalah tindak kejahatan pencurian data nasabah yang sangat berbahaya. 

Apa itu skimming


Merujuk laman Bank BNI, skimming merupakan sebuah metode untuk membaca data magnetik yang terdapat pada Kartu Debit atau kartu Kredit secara ilegal dengan cara memodifikasi hardware atau software alat pembayaran atau menggunakan alat pembaca kartu (skimmer). 

Modus kejahatan skimming


Modus kejahatan skimming bisa beragam. Merujuk laman Bank BNI, menjelaskan bahwa modus kejahatan skimming kerap terjadi dengan mencuri data nasabah secara ilegal. Pelaku kejahatan mencuri data-data penting nasabah yang tersimpan di dalam kartu, selain itu modus lainnya adalah pencurian atau pengintipan nomor PIN di mesin ATM melalui kamera pengintai yang dipasang pelaku. Setelah nomor PIN didapat maka pelaku akan menggunakan kartu dummy untuk melakukan transaksi.

Baca juga: BNI Tingkatkan Sanitasi Lingkungan Kerja, Untuk Cegah Virus Corona   

Tips dan cara terhindar dari skimming


Agar terhindar dari kejahatan tersebut Bank BNI memiliki cara jitu untuk mencegah terjadi skimming. Beberapa cara yang direkomendasikan adalah sebagai berikut: 

1. Mengganti nomor PIN ATM secara berkala

2. Usahakan untuk memakai mesin ATM yang berada di kantor resmi atau dekit Bank terkait.

3. Menutup tombol pinpad dengan tangan saat hendak melakukan transaksi dengan mesin ATM

4. Berhati-hati terhadap orang asing yang menawarkan bantuan saat Anda mendapat kendala atau masalah kartu tertelan di mesin ATM. 

5. Tidak sembarangan memberikan PIN ATM Anda kepada siapapun. 

6. Gunakan mesin ATM yang tidak cacat secara fisik. Hindari menggunakan mesin  ATM yang terdapat goresan, selotip, bekas lem, dan yang lainnya terutama pada bagian tempat memasukan kartu dan keypad. 

7. Hati-hati dalam menggunakan alat EDC saat ingin melakukan transaksi debit pada merchant/ toko yang bekerjasama dengan perbankan. 

8. Pantau rekening Anda secara rutin berkala. Jika ditemukan transaksi yang mencurigakan maka segera laporkan ke pihak Bank untuk segera dilakukan tindakan lanjutan seperti menutup akses transaksi dengan blok kartu.  

9. Berhati-hati dengan nomor contact center palsu yang kadang tertempel di mesin ATM. Hafalkan contact center resmi milik Bank yang Anda gunakan.