Begini Kronologi Meninggalnya Markis Kido Terkena Serangan Jantung Saat Bermain Bulu Tangkis

Begini Kronologi Meninggalnya Markis Kido Terkena Serangan Jantung Saat Bermain Bulu Tangkis

Alpandi Pinem
2021-06-15 00:44:28
Begini Kronologi Meninggalnya Markis Kido Terkena Serangan Jantung Saat Bermain Bulu Tangkis
Dunia bulu tangkis Indonesia mendapat kabar duka. Mantan pebulu tangkis ganda putra Markis Kido meninggal dunia, Senin (15/6/2021) malam WIB.


Dunia bulu tangkis Indonesia mendapat kabar duka. Mantan pebulu tangkis ganda putra Markis Kido meninggal dunia, Senin (15/6/2021) malam WIB.

Kabar meninggalnya Markis dikonfirmasi oleh mantan pebulutangkis Indonesia, Yuni Kartika di akun Twitternya.

"BREAKING NEWS!! Telah meninggal dunia salah satu pebulu tangkis terbaik tanah air Markis Kido. Semoga amal dan ibadahnya diterima disisi Tuhan YME!! Amin. Selamat jalan Markis Kido…" tulisnya.

Markis Kido diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat sedang bermain bulu tangkis di GOR Petrolin, Alam Sutera, Tangerang.. Hal itu diutarakan oleh Yuni.

"Kayaknya serangan jantung. Saat lagi main bulutangkis di Tangerang," ucapnya.

Tekait hal itu, salah satu legenda bulu tangkis ganda putra Candra Wijaya yang kebetulan hadir saat itu membeberkan kronologi kejadian saat Kido tiba-tiba jatuh dan tak sadarkan diri. 

"Saya duduk di pinggir lapangan melihat Kido terjatuh dan saya lari menolong. Dia tidak sadarkan diri dan mengorok," ungkap Candra.


(Candra Wijaya)

Ibunda Kido, Zul Asteria saat mendapat kabar menyangka bahwa kido terkena stroke, karna mempunyai riwat darah tinggi.

"Saya kira tadi hanya stroke, karna dia kan punya darah tinggi, terus mungkin jatuh dan pembuluh darahnya pecah. Saya berdoanya begitu, tapi ternyata mas Kido diambil," ucap sang ibu.

Selama berkarier, Markis Kido telah menyumbang medali emas untuk Indonesia di Olimpiade 2008 di Beijing. Saat itu Markis Kido berpasangan dengan Hendra Setiawan.

Tak hanya itu, pada 2007 Markis juga pernah menjuarai BWF World Championship di Kuala Lumpur Malaysia. Ia juga pernah menyumbang medali emas dalam Asian Games 2010 di Guangzhou, China.

Kido meninggalkan seorang istri, Richasari Pawestri dan dua orang putri. Jenazah kabarnya akan disemayamkan di rumah duka Jalan Gemak B149, RT.003/RW.009, Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bekasi.


Share :