Gelisah dan Tak Nafsu Makan Saat Patah Hati? Ternyata Ini Alasannya

Gelisah dan Tak Nafsu Makan Saat Patah Hati? Ternyata Ini Alasannya

Alpandi Pinem
2021-06-02 00:30:41
Gelisah dan Tak Nafsu Makan Saat Patah Hati? Ternyata Ini Alasannya
Ilustrasi Patah Hati (Istimewa)


Hampir semua orang pasti pernah merasakan yang namanya patah hati. Patah hati adalah pengalaman yang sangat menyakitkan. Kita tentunya tidak ingin merasakan lagi kondisi tersebut.

Patah hati terjadi ketika merasa kehilangan sesuatu atau kehilangan seseorang yang kita cintai. Misalnya, ketika kehilangan anggota keluarga, hewan peliharaan, orang yang penting untuk hidup kita, pekerjaan, dan lain-lain.

Patah hati dapat menyebabkan stres berat, terutama bila kejadiannya mendadak. Stres yang timbul dapat memengaruhi emosi dan fisik. Bahkan, butuh waktu berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan tahunan untuk kembali pulih dari patah hati.

Baca Juga: Wajib Dicoba! Ini Obat Batuk Alami yang Dijamin Ampuh untuk Batuk Kering dan Berdahak

Sudah banyak penelitian yang mengkaji apa yang terjadi di dalam tubuh saat patah hati. Semua orang dapat memiliki respons yang berbeda. Beberapa orang ada yang merasakan tidak semangat, tidak berenergi, termasuk tidak nafsu makan.

Saat seseorang mengalami patah hati, kelenjar adrenal akan mengelarkan hormon kortisol dan adrenalin yang memicu stress. Kuantitasnya bervariasi, namun dipastikan akan menyebabkan rasa sedih dan tertekan karena kehilangan pasangan.

Baca Juga: Tips Cuan Investasi Properti di Tengah Pandemi Covid-19, Anti Gagal

Patah hati juga membuat tubuh mengeluarkan reaksi tidak normal. Bagian sistem imun menjadi tidak stabil sehingga kamu gampang mengalami meriang.

Hormon kortisol tadi juga akan membuat asam lambung naik, sehingga membuatmu kehilangan nafsu makan. Otak memasuki mode pertahanan dan memerintahkanmu tetap kenyang, padahal sebenarnya perut tak berisi.

Studi pada 2010 yang dimuat dalam Journal of Neurophysiology menyatakan patah hati bisa membuat otak mengirimkan rasa sakit ke sekujur tubuh, dan membuatmu menderita seperti orang sakaw narkoba.

Baca Juga: Arti Sebenarnya Mimpi Bertemu Presiden Jokowi, Tak Terduga Tapi Bagus Maknanya

Penurunan hormon kebahagiaan seperti dopamine dan oxytocin akan digantikan oleh hormon stress, yaitu hormon kortisol. Akibatnya, susah tidur dan tidak nafsu makan jadi gejala orang yang patah hati.

Hormon adrenalin yang keluar saat tidak dibutuhkan juga akan membuat kamu merasa sesak napas, pegal, dan jantung berdebar kencang. Cara mengatasinya adalah berusaha menenangkan diri, ngobrol dengan teman dan membiarkan waktu mengobati lukamu.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00