Belakangan, nama Sultan Abdul Mufakir viral karena disebut-sebut dalam podcast Deddy Corbuzier oleh Lord Rangga Sasana. Ia mengungkap Sultan Abdul Mufakir lah yang berhasil memerdekakan Amerika Serikat.
"Amerika mandatnya dari mana? Dari Sultan Abdul Mufakir. Paman Sultan Ki Ageng Tirtayasa kemudian ke Sultan Abdul Mufakir memerdekakan Amerika," ungkap Lord Rangga.
Nggak cuma itu aja, Lord Rangga juga menyinggung soal singkatan "US". Ia menilai,'US' bukanlah 'United States', melainkan "Uncle SAM". SAM sendiri adalah kepanjangan dari Sultan Abdul Mufakir.
"Bukan! Uncle SAM, SAMnya adalah Sultan Abdul Mufakir! Banten itu!" tuturnya. Lantas bagaimana sosok dan fakta Sultan Abdul Mufakir.
Sosok dan Fakta Sultan Abdul Mufakir
Sosok Sultan Abdul Mufakir adalah tokoh asal Banten yang diklaim memerdekakan Amerika Serikat. Hal tersebut diungkapkan oleh Pimpinan Sunda Empire, Lord Rangga Sasana pada 19 Mei 2021 lalu dalam video di kanal YouTube Deddy Corbuzier.
Sultan Abdul Mufakir merupakan raja atau Sultan ke-4 yang bertahta di Banten. Ia memiliki nama lengkap Sultan Abdul Mufakir Muhammad Abdul Kadir.
Sultan Abdul Mufakir merupakan putera Sultan Maulana Muhammad yang menjadi raja pertama di Pulau Jawa yang memakai gelar Sultan. Sultan Abdul Mufakir sendiri bertahta pada tahun 1596 sampai 1651.
Ayah dari Sultan Abdul Mufakir, Sultan Maulana Muhammad wafat pada tahun 1596 di Palembang. Dari situlah, putranya yang beru berusia 5 bulan, Sultan Abdul Mufakir diangkat menjadi raja Banten ke 4, tepatnya pada tanggal 23 Juni 1596. Sementara itu, walinya, Mangkubumi Jayanegara yang menjalankan roda pemerintahan.
Pada 1602, Mangkubumi Jayanegara wafat dan digantikan adiknya. Namun, ia diberhentikan karena memiliki kelakuan yang tak baik.
Karena takut menimbulkan beragam konflik, akhirnya pemerintahan tersebut dipegang langsung oleh ibunda dari Sultan Abdul Mufakir.
Baca Juga: Adrian Zakhary Sebut Teh Mulai Jadi Tren Baru Anak Milenial dan Gen Z Indonesia
Namun, pada 8 Maret 1608-26 Maret 1609 terjadi perang saudara diantara keluarga kerajaan. Akhirnya, Pangeran Jayakarta berhasil mengentikan perang tersebut dengan perjanjian damai yang disepakati pihak-pihak yang berseteru.
Sultan Abdul Mufakir wafat pada 10 Maret 1651 dan dimakamkan di Pemakaman Kenari Banten. Setelah Sultan Abdul Mufakir wafat, posisinya digantikan oleh putranya, Abu Mu'ali Ahmad Rahmatullah.
Sementara itu, setelah Abu' Ma'ali wafat, ia digantikan oleh Sultan Ageng Tirtayasa atau Pangeran Surya yang lahir pada tahun 1631.