Media sosial dikejutkan oleh sebuah pengakuan tamu Hotel Kapsul Bobobox Jakarta yang mengalami pelecehan seksual, dimana tamu tersebut direkam secara diam-diam saat mandi.
Pelecehan seksual tersebut dialami oleh pemilik akun Twitter @bukaniqbaalee. Hingga kini threadnya telah disukai oleh 28 ribu pengguna Twitter dan ribuan kali dibagikan.
Tamu hotel yang merupakan seorang pria menceritakan kronologi dan fakta lengkap saat dirinya direkam diam-diam saat mandi di hotel tersebut.
Ia menceritakan bahwa pada tanggal 11 Mei kemarin, dirinya memang mau stay di Hotel Bobobox karena dekat dengan kantornya bekerja dan bisa berangkat dengan cepat di tanggal 12 Mei.
Baca Juga: Heboh Seorang Tamu Direkam Diam-diam Ketika Mandi di Hotel Bobobox Jakarta
Pemilik akun @bukaniqbaalee mengakui bahwa hotel tersebut sangat nyaman untuk mengerjakan segala urusan kerja secara online.
Sambil memperlihatkan foto hotel, pria tersebut awalnya mencoba untuk stay di hotel itu karena penasaran dengan dan akhirnya ketagihan. Namun pengalamannya kali ini stay disana membuat dirinya trauma.
Pria itu menceritakan kronologi singkat dirinya mengalami pelecehan seksual, pada tanggal 11 Mei 2021 pukul 14.00 WIB pria tersebut check in di hotel tersebut dan harus check out sebelum jam 12.00 WIB.
Pukul 10.26-10.28 WIB, ia bersiap untuk jalan ke kamar mandri pria yang ada di blok side E yang berada di lantai yang sama dengan kamarnya yaitu lantai 5.
Pukul 10.29-10.30 WIB, sampai di kamar madnri dan dirinya langsung membuka baju nyalain shower. Selang beberapa menit mandi, ia mengatakan mendengar ada suara langkah kaki orang masuk.
Baca Juga: Viral di Medsos, Penjual Sate Tidak Mau Terima Uang Baru Rp 75 Ribu
Dari situ kedengaran bunyi lantai sama gesekan sandal hotel dan awalnya ia merasa bodoh amat, namun ia mengaku perasaannya tak enak.
Kemudian pria itu terus mendengar suara gesekan sandal hotel sama lantai bolak-balik. Kadang ke kiri, kadang ke kanan sampai nyentuh bilik pintu tempatnya mandi. Namun ia mengira bahwa itu staff.
Setelah itu, tiba-tiba ia mendengar suara pintu utama kamar mandi ditutup. Ia masih mencoba untuk tenang dan melanjutkan mandi.
Saat mandi pria itu terus melihat situasi di sekitarnya. Sontak ketika ia melihat ke belakang, tiba-tiba ada tangan sambil megang handphone berwarna biru tua dan menghidupkan blitznya. Pelaku pun mencoba untuk mengambil angle yang cocok.
Ketahuan oleh korban, pelaku buru-buru untuk bergegas kabur dari kamar mandi tersebut. Ketika korban ingin mengejar, jejak pelaku sudah tak terlihat lagi.