Chand Raat atau malam Rembulan merupakan tradisi lebaran yang digelar umat Islam di India, Pakistan dan Bangladesh. Ini menjadi tradisi unik mipi seperti malam takbiran di Indonesia.
Jika di Indonesia punya tradisi malam takbiran saat malam seelum merayakan idul fitri esok harinya. Di India, Pakistan dan Bangladesh punya tradisi yang mirip, sebutannya Chand Raat atau malam Rembulan.
Chand Raat atau malam Rembulan merupakan malam takbiran di India, Pakistan dan Bangladesh. Pada malam tersebut umat Islam negara tersebut berkumpul di sebuah tanah lapang terbuka melihat rembulan. Mereka berkumpul untuk sama-sama menyaksikan pergantian bulan.
Tidak hanya sekedar berkumpul, bagi mereka kaum perempuan akan berhias diri mewarnai tangan mereka dengan daun inai (atau di Indonesia dikenal dengan pacar). Sama seperti di Indonesia para kaum perempuan akan mulai menyiapkan berbagai makanan di rumah untuk merayakan lebaran esok harinya.
Pada malam itu toko-toko akan lebih lama buka bahkan bisa masuk waktu dini hari karena banyak dari umat Islam maupun non muslim pergi berbelanja pada malam hari itu. Suasana begitu ramai dan gembira mirip dengan suasana natal bagi kalangan umat Kristen.
Baca juga: Ungkapan Sedih Istri Komedian Sapri Pantun Lebaran Tanpa Suami
Di berbagai jalan dihiasi berbagai bendera yang warna-warni. Toko-toko yang buka pada malam itu pun menghias dekorasi dengan berbagai lampu warna-warni dan hiasan menari lainnya.
Para kaum lelaki dan juga perempuan menghias diri dengan pakaian tradisional yang disebut dengan nama shlawar kameez. Untuk kamu pria biasanya memakai pakaian berwarna putih. Sementara itu, kaum perempuan mengenakan pakaian dengan warna yang beragam dan kadang terlihat mencolok.