Arti dan Makna Punggahan, Tradisi Jawa Menyambut Ramadhan

Arti dan Makna Punggahan, Tradisi Jawa Menyambut Ramadhan

Dedi Sutiadi
2021-04-11 23:21:03
Arti dan Makna Punggahan, Tradisi Jawa Menyambut Ramadhan
Tradisi Punggahan. (Foto: Antara)

Arti dan makna puggahan, tradisi Jawa menyambut bulan Ramadhan. Tradisi punggahan ini biasanya dilakukan sehari atau dua hari sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Maka berikut correcto.id sajikan, arti dan makna punggahan yang jarang orang tahu. Simak selengkapnya di bawah ini!

Baca juga: 5 Tips Jitu Tak Takut Jarum Suntik saat Vaksinasi Covid-19, Beri Diri Sendiri Penghargaan

Arti Punggahan


Kata punggahan berasal dari bahasa Jawa yaitu Munggah, artinya naik. Maksutnya, naik disini adalah untuk menaikan derajat lahiriyah dan batiniyah manusia untuk menghadapi bulan suci Ramadhan. 

Baca juga: Ciri-Ciri Orang yang Tengah Berhemat, Salah Satunya Membawa Bekal Meski Telah Terima Gaji

Makna Punggahan

1. Mempererat persaudaraan


Punggahan di dalam tradisi Jawa, dilakukan dengan bersama-sama disertai makanan yang dibawa oleh setiap keluarga di sekitar. Makanan itu disebut dengan takir dan akan dimakan bersama di Masjid. Makan bersama tersebut bermakna agar mempererat masyarakat di daerah tersebut dengan silaturahmi dan berutur sapa.

2. Ungkapan rasa syukur

Menurut Ustadz M. Faiz S.Pd.I, punggahan tersebut bermakna ungkapan rasa syukur kepada Allah atas umur panjang yang diberikan-Nya, sehingga dapat bertemu dengan bulan suci Ramadhan. 

3. Sarana mendoakan orang terdahulu


Dalam tradisi punggahan, sebelum acara makan bersama, biasanya diisi dengan ceramah singkat, tahlil dan juga membaca surat yasin. Disitu jamaah akan mendoakan orang terdahulu yang sudah meninggal agar diringankan hisabnya.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00