Kritikan Pedas MUI soal Wacana Menag Yaqut Cholil Qoumas yang Meminta Doa Semua Agama Dibacakan

Kritikan Pedas MUI soal Wacana Menag Yaqut Cholil Qoumas yang Meminta Doa Semua Agama Dibacakan

Ahmad
2021-04-06 08:57:29
Kritikan Pedas MUI soal Wacana Menag Yaqut Cholil Qoumas yang Meminta Doa Semua Agama Dibacakan
Waketum MUI Anwar Abbas memberikan kritikan yang pedas atas wacana Menag Yaqut Cholil Qoumas tersebut. Foto: Instagram

Wacana Menteri Agama atau Menag Yaqut Cholil Qoumas yang meminta doa semua agama dibacakan mengundang reaksi dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

Dalam hal ini, Waketum MUI Anwar Abbas memberikan kritikan yang pedas atas wacana Menag Yaqut Cholil Qoumas tersebut.

Menurut Anwar Abbas, doa yang dibacakan setiap kali acara cukup melihat agama mana yang menjadi mayoritas di daerah tersebut.

Baca Juga: Menaker Ida Tegaskan THR Kewajiban Perusahaan ke Pekerja

Seperti, Anwar sapaan Waketum MUI, Sulawesi Utara yang mayoritas penduduknya adalah Kristen Protestan, maka cukup berdoa secara Kristen Protestan.

Berbicara dalam sebuah keterangan pada Senin 5 April 2021, Anwar meminta kepada mantan Ketua GP Ansor tersebut untuk melihat kembali agama mayoritas peserta yang hadir dalam sebuah acara yang dilakukan oleh Kementerian Agama atau Kemenag untuk menentukan doa apa yang akan dibacakan.

Hal ini dilakukan, Anwar Abbas melanjutkan, agar menjunjung tinggi nilai toleransi yang diletakan di tengah-tengah peradaban.

Baca Juga: Arti dan Mitos Sebenarnya Mimpi Melihat Bendera Putih yang Jarang Orang Tahu

Disamping itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama ini juga mempertanyakan seorang Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas apakah mengerti arti toleransi.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menginginkan doa semua agama dibacakan setiap acara yang dilakukan oleh Kementerian Agama atau Kemenag.

Sebab, kata Yaqut Cholil Qoumas, tidak ingin melahirkan kesan bahwa Kemenag adalah sebuah ormas Islam.


Share :