Motivator Merry Riana menyampaikan kabar duka bahwa salah satu kantornya yang berada di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara dirampok yang mengakibatkan barang elektronik dan uang raib.
Rupanya kejadian perampokan itu diketahui oleh Merry Riana pada Minggu pagi, 28 Maret 2021. Para perampok itu memecahkan pintu kaca depan Merry Riana Learning Centre.
Baca Juga: Peringati Hari Film Nasional ke-71, Ini Harapan Presiden Jokowi untuk Dunia Perfilman Tanah Air
Berikut fakta-fakta lengkap kantor Merry Riana di rampok dirangkum correcto.id dari berbagai sumber:
1. Kantor Merry Riana Dirampok pada Minggu 28 Maret
Merry Riana menyampaikan kabar duka salah satu kantor Merry Riana Learning Centre yang berada di kawasan Kelapa Gading dirampok hingga memecahkan pintu kaca.
"Hari ini (Minggu) pukul 09.00 pagi, saya mendapat kabar bahwa telah terjadi perampokan di Merry Riana Learning Centre cabang Kelapa Gading. Kejadian perampokan ini diduga terjadi antara Sabtu 27 Maret 2021 malam atau Minggu 28 Maret pagi," tulis Merry Riana di Instagram pribadinya.
Merry Riana menyampaikan ia baru mengetahui kantornya telah dirampok setelah salah satu karyawannya datang ke cabang Kelapa Gading itu.
"Kami baru mengetahui tentang hal ini ketika salah seorang Warrior (staff merry riana group) yang datang ke cabang tadi pagi. Dia menemukan bahwa pintu kaca nya dipecah secara paksa," tulisnya.
2. Uang dan Barang Elektronik Raib
Merry Riana mengaku sangat kaget dan terguncang saat mendengar kabar perampokan itu. Tetapi ia bersyukur karena pada saat kejadian tidak ada satu orang pun di kantor tersebut.
"Saya sendiri merasa sangat kaget dan terguncang dengan kejadian ini. Untungnya karena kejadian terjadi di malam/pagi hari jadi tidak ada Warrior kami, Customer kami, Parents atau Students yang berada di cabang tersebut sehingga saya bersyukur tidak ada korban," tulisnya.
Merry Riana menyampaikan juga setelah dilihat-lihat uang tunai dan barang elektronik hilang saat perampokan itu terjadi.
Tetapi, ia justru lebih mengkhawatirkan file penting yang bisa disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
3. Merry Riana Tidak Mengetahui Pelaku
Merry Riana sendiri mengaku tidak mengetahui siapa pelaku dari perampokan itu. Tetapi ia menduga-duga pelaku bisa saja berniat untuk melakukan teror kepadanya atau pelaku adalah korban dari pandemi COVID-19.
Baca Juga: Fakta-fakta Lengkap 30 Maret, Diperingati Sebagai Hari Film Nasional
"Saya tidak tahu siapa pelakunya, dan apa motifnya. Apakah dilakukan oleh seseorang yang memang menargetkan saya untuk meneror atau mengambil sesuatu yang memang sudah diincar. Saya tidak tau dan saya tidak mau menuduh siapapun," tulisnya.
"Bisa juga pelakunya adalah orang yang mungkin di masa pandemi ini mengalami keadaan financial yang sangat sulit, kondisi yang kepepet dan dia terpaksa melakukan ini demi menghidupi keluarganya. Kalau memang demikian, kami ikhlas dan semoga yang diambil bisa benar-benar membantu," sambungnya.
Tetapi meski begitu, Merry Riana tetap membuat laporan ke pihak kepolisian setempat untuk memastikan kantor di cabang Kelapa Gading, Jakarta Utara itu tetap aman.