Mengaku Tidak Pernah Main Catur Cepat Saat Lawan Irene, Dewa Kipas Dianggap Berbohong

Mengaku Tidak Pernah Main Catur Cepat Saat Lawan Irene, Dewa Kipas Dianggap Berbohong

Alpandi Pinem
2021-03-23 21:20:51
Mengaku Tidak Pernah Main Catur Cepat Saat Lawan Irene, Dewa Kipas Dianggap Berbohong
Pertandingan Irene Sukandar lawan Dewa Kipas (Istimewa)


Dadang Subur atau Dewa Kipas kalah telak 3-0 dari Women Grand Master (WGM) Irene Sukandar dalam pertandingan catur persahabatan yang diselenggarakan Deddy Corbuzier Podcast, Senin (22/3/2021).

Pertandingan digelar dalam 4 babak dengan batas waktu masing-masing babak 10 menit. Artinya setiap pecatur dipacu untuk bertanding secara cepat di setiap babaknya.

Namun, pasca pertandingan Dewa Kipas mengaku mengaku tidak terbiasa bermain catur cepat dengan waktu 10 menit (rapid chess). Untuk itu ia merasa tidak optimal saat berduel dengan WGM Irene.

Baca Juga: Tampil Jadi Komentator Dewa Kipas Vs Irene Sukandar, Media Sosial Chelsie Monica Diburu Netizen

Terkait hal itu, inspektur pertandingan Hendra Jamal menyebut Dadang Subur alias Dewa Kipas berbohong saat mengaku tidak pernah main catur cepat atau dalam waktu 10 menit.

Hendra mengatakan sebelum pertandingan, Dewa Kipas dan Irene Kharisma sudah setuju pada peraturan yang diterapkan. Termasuk memainkan catur cepat 10 menit dalam empat babak dalam technical meeting.

"Jelas ada technical meeting sebelumnya dan dijelaskan aturan mainnya seperti apa. Dari awal juga sudah dikasih tahu dia maunya main panjang, padahal di chess.com itu dia online catur mainnya 5 menit dan 10 menit," kata Hendra, Selasa (23/3/2021).

Baca Juga: Latar Belakang Irene Sukandar Bikin Dewa Kipas Gugup saat Duel Catur

Dewa Kipas juga sempat mempertanyakan alasan dimainkan catur cepat 10 menit dalam empat babak. Kemudian dijelaskan Hendra bahwa itu dipilih karena merujuk pada permainan yang dimainkan Dewa Kipas di chess.com.

"Dia bilang main catur panjang di chess.com. Saya punya data, yang selama ini dia main 369 partai catur cepat 10 menit dan 5 menit di chess.com. Saya jelaskan itu di technical meeting. Lalu saya tanya kenapa dia mau main catur panjang? Saya tanya, bukannya bapak jago main 10 menit di chess.com? Baru dia diam," ujar Hendra.

Dimana, anak dari Dewa Kipas, Ali Akbar, menyatakan ada perubahan peraturan mendadak yang terjadi dalam duel melawan Irene Kharisma Sukandar. Ali menyatakan Percasi yang menginginkan pertandingan berlangsung dengan format 10 menit dalam empat babak.

Baca Juga: Usai Dikalahkan GM Irene Sukandar, Dewa Kipas Bakal Disambangi Percasi

Ali menyebut Dewa Kipas ingin partai bebas tanpa terikat waktu. Perubahan peraturan itu disebut Ali membuat Dewa Kipas panik dan konsentrasinya terganggu.

"Iya, sudah persetujuan dengan pihak Deddy [Corbuzier] buat main partai dan baru berubah 10 menit sebelum live. Tahu-tahu lawan Mbak Irene 10 menit 4 babak pula. Bapak langsung panik, langsung down banget," ucap Ali.


Share :