Pasha Ungu menanggapi kiritkan Giring terhadap Anies Baswedan soal banjir yang terjadi di Jakarta.
Kejadian itu berawal ketika Giring merespon pernyataan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengatakan bahwa dampak banjir karena air kiriman dari Depok.
Bahkan Anies juga mengatakan banjir yang terjadi di ibu kota karena curah hujan yang tinggi.
Baca Juga: Surat Keputusan Kapolri Listyo Sigit ke Kapolda Terkait UU ITE Penuh Apresiasi
Mendengar hal itu, Giring mengigatkan agar Anies tidak menyalahkan curah hujan. Ia menegaskan bahwa status pintu air di Bogor dan Depok normal.
"Mas Gubernur @aniesbaswedan jangan cuma melempar kesalahan pada curah hujan dan banjir kiriman. Pada banjir kemarin, status pintu air di Bogor dan Depok normal. Artinya banjir terjadi karena Mas Gubernur Anies tidak punya rencana dan cara yang jelas untuk mengatasinya," ungkap Giring.
Lebih lanjut, Giring mengungkapkan selama tiga tahun Anies tidak serius untuk mengatasi banjir yang terjadi di Jakarta.
Baca Juga: Vaksin Bukan Solusi, Jokowi Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Lawan Wabah Covid-19
Kemudian, pernyataan dari Giring Nidji pun ditanggapi oleh Pasha Ungu. Pasha mengatakan untuk mengelola Jakarta tidak semudah ketika mengkritik di media sosial.
"Judgement bro ketum terkait kapabilitas pa gub @aniesbaswedan yang bro anggap tidak mampu mengelola Jakarta saya kira terlalu naif dan kerdil..mengelola Jakarta tidak semudah bro mengkritik di medsos.. " kata Pasha.
Pasha Ungu mengatakan bahwa pemda DKI perlu memberikan ekstra perhatian khusus terkait program penanganan banjir. Bahkan apabila dibutuhkan, ada tim satgas banjir dibentuk untuk mengantisipasi terjadinya banjir.