Cerita Mistis Jalan Pemalang-Randudongkal, Dipercaya Sebagai Jalur Gaib

Cerita Mistis Jalan Pemalang-Randudongkal, Dipercaya Sebagai Jalur Gaib

Ekel Suranta Sembiring
2021-01-31 22:40:00
Cerita Mistis Jalan Pemalang-Randudongkal, Dipercaya Sebagai Jalur Gaib
Jalan Pemalang-Randudongkal (foto: Mapio.net)

Di kawasan Hutan Jati Pemalang ada sebuah jalan memiliki cerita mistis dan sudah banyak menelan korban jiwa. Jalan yang dimaksud yakni Jalan Pemalang-Randudongkal yang menghubungkan Pemalang ke Purbalingga dan Purwakerto.

Jalan ini dipercaya warga sekitar sebagai jalur gaib. Pasalnya jalur tersebut acap kali memakan korban jiwa, terutama di tikungan yang tak jauh dari Desa Pegengsoran Kecamatan Pemalang.

Baca Juga: Cerita Misteri Jalan Raya Panjunan Bojonegoro, Konon Kota Bangsa Lelembut

Diapit lebatnya hutan jati, dan penerangan yang tak maksimal di malam hari, menambah mencekamnya suasan saat melintas di jalur itu. 

Bahkan warga yang percaya adanya kekuatan mistis di jalur tersebut. Sering kali memberi sesaji berupa bunga dan jajanan pasar di jalur tersebut saat malam Jumat kliwon. 

Terutama para pedagang yang membuka warung makan di sepanjang jalur penghubung Pemalang ke Purbalingga dan Purwakerto.

Salah satu warga Desa Pegengsoran bernama Komariah, yang kebetulan pula membuka warung di jalan tersebut, juga melakukan hal serupa. 

Ia acap kali memberikan sesaji saat malam Jumat kliwon, di sekitar tempat ia berdagang. 

"Kalau tidak bisa marah penunggunya, dan tidak hanya saya, hampir semua pedagang melakukan hal serupa. Bahkan pangkalan truk dan galian tambang di sini juga memberikan sesaji," paparnya.

Baca Juga: Kisah Mistis Penjual Sate Keliling di Semarang, Pernah Alami Berbagai Kejadian Horor Ini

Dilanjutkannya, masyarakat sekitar sangat percaya hutan jati di Jalan Pemalang-Randudongkal ditunggu oleh sosok wanita dan seorang anak kecil. 

"Warga sekitar sini pasti tahu itu, biasanya mereka sering muncul di tikungan yang ada di tengah hutan jati. Maka dari itu di sana sering terjadi kecelakaan. Beberapa pekan lalu juga terjadi dua kecelakan di lokasi yang sama," ucapnya.

Komariah juga menceritakan pengalaman yang pernah ia alami, dan menurutnya kejadian itu sangat aneh. 

"Karena sudah gelap, waktu itu saya tutup warung ini, beberapa perkakas saya bawa. Sesampainya di rumah, orang tua saya menanyakan teko air yang biasanya saya gunakan untuk merebus air di warung. Padahal seingat saya sudah saya bawa. Akhirnya orang tua saya mengambil ke warung, usai membawa teko itu dan menuju ke rumah, orang tua saya ditemui wanita paruh baya. Yang aneh penuturan orang tua saya, wanita itu mengucap tempat air minumnya kenapa dibawa lagi ke rumah kan sudah ia pindahkan ke warung lagi," jelasnya. 

Baca Juga: Cerita Misteri Jembatan Bulu di Sragen, Konon Dibangun dengan Bantuan Tenaga Gaib

Menurut Komariah, orang tuanya tak kenal dengan wanita tersebut, namun ia bisa tahu orang tuanya membawa teko yang dimasukan ke dalam kardus mie instan. 

"Orang tua saya saja sampai bingung dan bilang ke saya sesampainya di rumah. Dan saya baru ingat kalau waktu itu malam Jumat kliwon, dan saya lupa memberi sesaji. Ya saya orang Jawa jadi saya percaya hal itu, mungkin penunggunya minta makan," kata Komariah.


Share :