Fakta-fakta Natalius Pigai dihina oleh Ambroncius Nababan. Ternyata Ambroncius Nababan berbuat rasis dengan unggah foto Natalius Pigai dengan gorila.
Penasaran dengan fakta lainnya, berikut correcto.id telah himpun untuk Anda dari berbagai sumber fakta-fakta Natalius Pigai dihina secara rasisme.
1. Akui hina Natalius Pigai
Ambroncius Nababan dengan terbuka mengakui bahwa dirinya memang mengunggah sebuah foto Natalius Pigai disandingkan dengan hewan gorila. Gambar tersebut diunggah Ambroncius Nababan di laman facebook miliknya.
Dalam unggahan tersebut Ambroncius Nababan juga menuliskan sebuah kalimat yang bernada satire, mengkritik Natalius Pigai soal vaksin Covid-19 asal China Sinovac. Ambroncius Nababan merasa kesal dengan pernyataan Natalius Pigai soal vaksin Covid-19 asal China Sinovac yang dianggap profokativ
2. Ambroncius Nababan minta maaf
Unggahan Ambroncius Nababan pun geger di media sosial. Unggahan terkait Natalius Pigai dinilai rasis dan menyinggung masyarakat Papua. Sebab itu Ambroncius Nababan dengan terbuka meminta maaf pada Natalius Pigai dan juga masyarakat Papua. Dirinya menegaskan tidak ada sama sekali niat dan tujuan menghina siapapun apalagi masyarakat Papua.
3. Ambroncius Nababan dipolisikan
Akibat perbuatannya, Ambroncius Nababan politikus Partai Hanura tersebut dipolisikan oleh KNPI Papua Barat. KNPI sangat menyayangkan perbuatan Ambroncius Nababan tersebut. KNPI Papua Barat menyatakan tegas menentang sikap rasisme yang telah dilakukan oleh Ambroncius Nababan.
4. Tanggapan Menko Polhukam
Perbuatan rasisme Ambroncius Nababan terhadap Natalius Pigai pun mengundang reaksi dan tanggapan dari berbagai pihak. Salah satu yang menanggapi kasus rasisme Natalius Pigai adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
"Kalau Anda tak suka dgn statement atau tudingan seseorang yg Anda anggap ngaco, tak usahlah menghinanya dgn cacian atau gambar hewan. Diamkan sj. Ada ungkapan, "tarkul jawaab alal jaahil jawaabun", "Tdk menjawab statement atau tudingan org dungu adalah jawaban thd org dungu tsb". tulis Menko Polhukam RI Mahfud MD.
Kalau Anda tak suka dgn statement atau tudingan seseorang yg Anda anggap ngaco, tak usahlah menghinanya dgn cacian atau gambar hewan. Diamkan sj. Ada ungkapan, "tarkul jawaab alal jaahil jawaabun", "Tdk menjawab statement atau tudingan org dungu adalah jawaban thd org dungu tsb".
— Mahfud MD (@mohmahfudmd) January 24, 2021