Fakta Kapten Vincent yang Sebut Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182, Bukan Karena Armada yang Tua
Foto
Kapten Vincent Raditya yang merupakan pilot sekaligus YouTubers menyebut penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Sabtu 9 Januari 2021 bukan disebabkan karena armadanya tua. Foto: Instagram/vincentraditya

Fakta Kapten Vincent yang Sebut Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182, Bukan Karena Armada yang Tua

Kapten Vincent Raditya yang merupakan pilot sekaligus YouTubers menyebut penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Sabtu 9 Januari 2021 bukan disebabkan karena armadanya tua.

"Mohon maaf, bukan maunya mendahului Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan membela Sriwijaya Air, tetapi persepsi bahwa pesawat tua lebih mudah jatuh harus diubah," kata Kapten Vincent dalam kanal YouTube pribadinya.

Baca Juga: Fakta soal Foto Profil Diduga dari WA Kapten Afwan Mantan Penerbang TNI AU

Pilot Batik Air itu mengatakan, Sriwijaya selalu menggunakan pesawat mulai dari A737 klasik, A737 Engine. Sekian lama belum ada kejadian meski bukan pesawat baru.

Sehingga, tidak bisa memasalahkan berdasarkan dari umur pesawat.

"Yang jelas saya tidak akan mendahului pihak KNKT. Saya pernah kok menerbangkan pesawat yang sudah tua," katanya.

Mantan pilot Citylink sejak 2012-2014 ini mengatakan, semua pesawat harus ada jadwalnya dan harus di cek. Sebab, umur bukanlah suatu determinasi pesawat itu jelek.

YouTubers sekaligus pilot Batik Air ini, mengatakan sebuah pesewat terbang sudah dikatakan tua jika sudah memasuki 50 ribu jam ke atas. Pesawat tahun 1930, 1940, kalau memang dirawat dengan baik masih bisa digunakan.

Baca Juga: Tim SAR Temukan Titik Lokasi dan Potongan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Hanya saja, yang jadi masalah adalah cost untuk memperbaiki pesawat. Makin lama pesawat itu inservice, kian banyak jam terbang, otomatis lebih banyak pengecekan yang harus dilakukan. 

Pada umumnya pesawat itu menghentikan service ketika cost-nya sudah terlalu tinggi. Pesawat makin baru kian efisien. Namun, bukan berarti pesawat baru tidak akan jatuh dan pasti bagus.

"Ada saya pernah melihat seperti itu karena dalam dunia penerbangan kalau kerusakannya minor masih bisa terbang. Sehingga perlu klarifikasi bahwa pesawat tua dan muda bukan sebagai suatu indikator pesawat itu jatuh," kata Kapten Pilot Vincent.




Tag :

fakta Kapten VincentPenyebab Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182Kapten Vincent youtubeKapten Vincent agamaKapten Vincent pilot pesawat apaKapten Vincent masih jadi pilot 2020Pesawat Sriwijaya Air SJ-182Sriwijaya Air SJ-182pesawat sriwijaya air jatuhpesawat sriwijaya air hilang kontaksriwijaya air rute jakarta-pontianakfakta terkini jatuhnya sriwijaya airsriwijaya air SJ-182

Artikel Terkait :

  • Sososk Budi Said, Pengusaha yang Menang Gugatan Emas Melawan Antam

  • Cuaca Buruk di Kepulauan Seribu, Basarnas Hentikan Sementara Pencarian Korban Sriwijaya Air SJ-182

  • Situasi Sumedang Pasca Tanah Longsor, 38 Orang Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Hilang

  • Momen Menteri Airlangga Hartarto Donor Plasma Konvalesen


  • Share to: