Wilfried Zaha, pemain sayap Crystal Palace yang tampil impresif musim ini, menjadi buruan raksasa Eropa di bursa transfer Januari mendatang. Salah satunya yakni raksasa Italia, AC Milan.
Namun AC Milan dipastikan mendapat pesaing berat. PSG dikabarkan juga berminat memboyong pemain berusia 28 tahun itu. Kursi pelatih PSG masih kosong setelah Thomas Tuchel resmi dipecat. Mantan manajer Tottenham Hotspur, Muaricio Pochettino, dikabarkan akan mengisi kursi kosong tersebut.
Baca Juga : Juventus Ultimatum Paulo Dybala karena Tak Kunjung Teken Kontrak Baru
Menurut Mirror, Rabu (30/12/2020), Pochettino sangat berminat menggaet Zaha jika nanti ditunjuk sebagai pelatih PSG. Sang pemain tampil impresif musim ini dengan mengemas delapan gol dalam 14 pertandingan bersama Palace.
Tak heran, klub-klub raksasa Eropa tertarik meminangnya, satu di antaranya AC Milan yang sedang memimpin klasemen sementara Liga Italia. Di sisi lain, Pochettino sudah lama terkesan dengan performa Zaha. Bahkan, Pochettino pernah mengejar sang pemain selama dirinya masih mengarsiteki Tottenham, tapi gagal terwujud.
Baca Juga : Jose Mourinho Ingin Boyong Sergio Ramos ke Tottenham Hotspur
AC Milan dan PSG kemungkinan bakal sikut-sikutan untuk mendapatkan servis Zaha pada Januari 2021. Bukan sekali ini saja Zaha dikaitkan dengan kepindahan ke klub lain. Setiap jendela transfer nama Zaha selalu masuk bursa.
Tapi, pelatih Palace, Roy Hodgson, secara terbuka mengatakan masih ingin mempertahakan Zaha. Sang pemain masih terikat kontrak di klub tersebut hingga 2023, dengan gaji tinggi.
Baca Juga : AC Milan Akan Coba Pinjam Riqui Puig dari Barcelona
Melihat nominal gaji dan durasi kontraknya, Zaha tidak akan dilepas dengan harga murah. AC Milan dan PSG kemungkinan harus merogoh 50 juta euro untuk memboyong Zaha dari Crystal Palace.
Musim lalu Arsenal menawarkan 40 juta pounds plus beberapa pemain untuk mendapatkan Zaha. Tapi, tawaran Arsenal itu ditolak mentah-mentah oleh Palace.