Christian Eriksen didatangkan untuk memperkuat lini tengah Inter Milan. Christian Eriksen dibawa dari Tottenham Hotspur juga atas keinginan Antonio Conte.
Nerazzurri menebus gelandang internasional Denmark itu senilai 17,5 juta paun. Namun, dalam perjalanan Christian Eriksen justru jarang dimainkan Antonio Conte, terutama pada musim keduanya 2020/2021.
Terkait hal itu, Pelatih Inter, Antonio Conte, mengungkap alasan kenapa Eriksen jarang dimainkan. Pada musim 2020/2021, Eriksen baru tujuh kali tampil di semua kompetisi dengan total waktu bermain 301 menit. Dari tujuh pertandingan itu, Eriksen hanya jadi starter sebanyak empat kali.
Baca Juga : Inter Milan dan Real Madrid Dikabarkan Ingin Barter Isco-Eriksen
Situasi tersebut diakui Eriksen tak sesuai dengan harapannya. "Ini bukan yang saya impikan. Saya kira semua pesepakbola ingin main sesering mungkin. Duduk di bangku cadangan tidak pernah menyenangkan, tapi pelatih yang memutuskan siapa yang main," kata Eriksen beberapa waktu lalu.
Conte mengaku segala keputusan yang diambilnya adalah untuk kebaikan tim. Menurutnya, pemain harus berguna untuk proyek yang tengah ia jalankan di Inter.
"Semua pilihan yang saya buat selalu dan hanya untuk kebaikan Inter, bukan untuk satu pemain saja," ujar Conte kepada Gazzetta dello Sport.
Baca Juga : Jose Mourinho Disarankan Gantikan Gareth Southgate di Timnas Inggris
"Pemain harus berguna untuk gagasan dan proyek agar kompetitif di level nasional dan internasional."
"Pemain modern harus cepat, kuat, dan tahan banting. Saya tidak menganggap teknik kalau Anda gabung klub seperti Inter," kata Conte.
Baca Juga : Pemain Kembali Cedera, Begini Skema Formasi Darurat Bek yang Akan Dilakukan Liverpool
Sejak gabung Inter pada Januari 2019, Christian Eriksen mencatatkan 33 kali penampilan di semua kompetisi. Gelandang berusia 28 tahun itu membukukan empat gol dan tiga assist.
Masa depan Eriksen di Inter pun mulai jadi spekulasi meski ia masih terikat kontrak sampai 2024. Ada kabar yang menyebut kalau Paris Saint-Germain memantau situasi Eriksen.