Kisah Mistis Nenek Ipah, Hilang di Hutan Makan Daun dan Ditemani Gadis Baju Merah

Kisah Mistis Nenek Ipah, Hilang di Hutan Makan Daun dan Ditemani Gadis Baju Merah

Ekel Suranta Sembiring
2020-10-11 13:13:46
Kisah Mistis Nenek Ipah, Hilang di Hutan Makan Daun dan Ditemani Gadis Baju Merah
Nenek Ipah (foto: Prasasti Jabar)

Seorang nenek berusia 66 tahun bernama Ipah pernah dinyatakan hilang di area hutan Cianjur selama lima hari. Setelah ditemukan, nenek itu bercerita kisah mistis yang dialaminya saat hilang di hutan.

Ada pengakuan tak biasa disampaikan nenek renta tersebut selama bertahan hidup di hutan. Orang-orang terkejut mendengar cerita beraroma mistis ini.

Baca Juga: Legenda Situ Bagendit di Garut, Objek Wisata Menyimpan Mitos yang Sangat Berbahaya

Kejadian bermula saat Ipah, pada Selasa (14/1), pergi ke hutan di Kampung Pisitan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, untuk memperbaiki selang air yang diduga tersumbat. Setelah itu, warga Desa Campakamulya tersebut tak kunjung pulang ke rumahnya dan dipastikan hilang.

Pada Minggu (19/1), Ipah kembali berjumpa keluarga. Pemburu burung menemukannya di kawasan hutan Cijampang, Kecamatan Pagelaran. Ipah berkisah kepada keluarga dan kepala desa saat lima hari di hutan. Nenek ini mengaku ditemani 'gadis baju merah'.

Baca Juga: Kisah Mistis Heri di Kost Tulungagung, Sering Mendengar Suara Jeritan Misterius

"Pengakuannya begitu, ada perempuan berbaju merah yang sudah agak dewasa menuntunnya untuk terus berjalan. Katanya mau dibawa ke kota, tapi ternyata malah masuk semakin ke dalam di kawasan hutan itu," ucap Pjs Kepala Desa Campakamulya Asep Suherman yang menceritakan penuturan nenek Ipah.

Ipah mengaku hanya beristirahat duduk di jalan setapak area hutan. Selama berada di hutan, Ipah menyebut 'gadis baju merah' itu tak memberinya makan dan minum.

Ipah terpaksa memakan dedaunan yang ditemuinya selama perjalanan tersebut untuk bertahan hidup. "Katanya begitu, nemu pucuk tanaman atau dedaunan. Seperti pohpohan," tutur Asep.

Pada hari keenam, Ipah mengaku tiba-tiba terjatuh dan setelah itu tubuhnya tergeletak di hutan Cijampang. Lokasi ini berjarak 17 kilometer dari titik awal hilangnya Ipah.

Pemburu burung yang melintasi kawasan itu menemukan Ipah seorang diri. "Kami pun langsung menjemput begitu dapat informasi nenek Ipah ditemukan di Pagelaran," kata Asep.

Selama Ipah hilang, Asep dan warga lainnya mengalami kesulitan saat melakukan pencarian. Sebab kawasan perbukitan di hutan itu kondisinya terjal. Untuk sampai ke bukit berikutnya, ada tebing yang curam.

Baca Juga: Kisah Mistis Kumaka di Mamuju, Dihuni Hantu Cantik dan Kelalawar Raksasa

"Bagi kami saja sudah sulit, apalagi untuk nenek Ipah yang sudah lanjut usia. Makanya ini juga jadi pertanyaan, dan dipercaya warga nenek Ipah itu dibawa oleh makhluk gaib," ujarnya.

Terlepas dari itu semua. Asep bersyukur Ipah kembali kepada keluarganya dengan keadaan selamat. "Setelah saya ngobrol dengan warga pun memang warga mempercayai di kawasan hutan itu ada hal mistisnya. Tapi terpenting saat ini nenek Ipah sudah pulang, dan kami akan terus pantau soal kondisi kesehatannya," tutur Asep menambahkan.


Share :

HEADLINE  

Kaesang Optimis PSI Tembus Senayan Minta Kader Kawal Real Count

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 17, 2024 09:44:02


Hasil Real Count KPU Sulawesi Tengah: Suara PSI Tembus 4,17%

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 21:11:41


Pemuka Agama Himbau Semua Terima Hasil Pemilu, Saatnya Rekonsiliasi

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 13:44:30