Pasang Badan untuk Najwa Shihab, Dokter Tirta Sebut Orang Baperan Bikin Penuh Penjara

Pasang Badan untuk Najwa Shihab, Dokter Tirta Sebut Orang Baperan Bikin Penuh Penjara

Yuli Nopiyanti
2020-10-07 22:22:19
Pasang Badan untuk Najwa Shihab, Dokter Tirta Sebut Orang Baperan Bikin Penuh Penjara
Dokter Tirta (Foto:Dok.instagram.com/dr.tirta)

Saat ini tengah ramai dengan kabar dilaporkanya jurnalis, Najwa Shihab ke Polda Metro Jaya. Hal ini berawal dari wawancara kursi kosong yang dilakukan oleh presenter Najwa Shihab berbuntut panjang. 

Pasalnya Wawancara monolog tersebut Dituding sebagai bentuk representasi Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto. 

Hal itupun dilaporkan oleh Relawan Jokowi Bersatu. Mereka juga menilai, tindakan Najwa masuk dalam kategori cyber bullying.

Baca Juga: Sebut Corona Beri Kesempatan Bumi Istirahat, Kim Kardashian Diserang Netizen

Ketua umum Relawan Jokowi Bersatu Silvia Devi Soembarto mengatakan, aksi Najwa Shihab tersebut melukai hati para pendukung Presiden Joko Widodo.

“Kejadian wawancara kursi kosong Najwa Shihab itu melukai hati kami sebagai pembela presiden. Karena Menteri Terawan adalah representasi dari Presiden RI Joko Widodo,” kata Silvia.


Disisi lain Tirta Mandira Hudhi itu mengunggah postingan terbaru di akun Instagramnya @dr.tirta pada 6 Oktober. mengaku kurang setuju dengan wawancara kursi kosong yang sempat menghebohkan publik itu. Namun, ia pun menyayangkan jika wawancara kursi kosong Najwa harus berujung pada pelaporan polisi.

“Tidak setuju bukan berarti harus melaporkan. Ini pelapor make bawa-bawa relawan presiden pula. Di google tersebar luas. Enggak setuju bukan berarti saya harus memaksakan opini saya, ini freedom of speech Mbak Nana juga berhak melakukan itu,” sambung dr.Tirta. 

Ia juga menegaskan akan siap pasang badan membela Najwa Shihab atas kasus yang sedang dilaporkan tersebut.


Baca Juga: Fakta-fakta Anak Nikita Mirzani Sakit dan Dioperasi

“Satu persatu kawan saya dilaporkan, Nanti siapa yg berani lagi bersuara kalau begini?

Jika Mbak Nana beneran dilaporkan, saya siap pasang badan sebagai tameng terdepan. Ini hak berpendapat setiap orang SARA juga

"Kagak kok, cuma caranya doang yang kontroversial. Penjara akan penuh karena orang baperan kalau gini caranya,” tambahnya.


Share :