Biografi dan profil lengkap Kenneth William Saputra tengah jadi sorotan publik. Sosok William Saputra jadi sorotan setelah pemuda asal Bandung tersebut hina masjid dengan putar lagu TikTok.
Baca juga: Kisah Mistis Driver Ojol, Mengantar Penumpang Gaib ke Kuburan dan Dibayar Pakai Plastik
Berikut correcto.id himpun untuk ada beberapa informasi seperti biografi dan profil lengkap Kenneth William Saputra, pemuda yang hina masjid dengan putar lagu TikTok
Lengkap Kenneth William Saputra
Nama lengkap: Kenneth William Saputra
Nama panggilan: Ken Wil Boys
Alamat: Bandung, Jawa Aarat
Lahir: Tahun 2000
Agama: Kristen
Instagram: kenwilboy_
Pendidikan: Penabur International School
Pekerjaan: Owner di Giveaway Agency
Facebook: Kenneth William Saputra
Biografi Kenneth William Saputra
Dari hasil penelusuran correcto.id, sosok Kenneth William Saputra cukup menarik. Dirinya sejak kecil merupakan pengusaha kecil-kecilan dengan berjualan berbagai macam mainan kepada teman-teman kelasnya.
Walau aktif berbisnis sejak kecil, Kenneth William Saputra juga cukup berprestasi di sekolahnya. Merujuk lama Kenwilbo.com dirinya pernah menjuarai olimpiade Sains dan Matematika tingkat regional sampai internasional saat masih duduk di sekolah dasar bahkan hingga tingkat menengah atas.
Jika merujuk ke akun facebook nya Kenneth William Saputra, nampaknya dirinya juga merupak sosok pecinta game alias gamers. hal itu bisa dilihat dari foto-foto yang sempat diunggah nya di akun facebook miliknya sebagai berikut.
Kenneth William Saputra juga ternyata merupakan seorang Youtuber. Channel YouTube miliknya bernama Kenneth William. Adapun konte-konten youtube yang dibuatnya adalah terkait tips-tips berbisnis seperti, ide bisnis, cara memulai untuk pemula. Selain itu juga dirinya kerap membagikan tips cara untuk menaikkan follower instagram.
Baca juga: Kisah Misteri Kelong, Makhluk Gaib Penculik Manusia
Kenneth William Saputra kini harus rela menjalani proses hukum sebab dugaan penistaan agama yang dilakukannya beberap hari lalu. Seperti diketahui dirinya diduga melakukan penghinaan kepada umat Islam karena mengaku mendengar musik DJ di salah satu Masjid di Pesantren Persatuan Islam 1-2 di Bandung pada Mingu 4 Oktober 2020.