Lowongan kerja palsu masih saja terjadi. Parahnya, mereka menggunakan kondisi pandemi yang serba sulit ini. Begini tips agar terhindar dari lowongan kerja palsu di tengah pandemi corona seperti saat ini.
1. Jangan mudah percaya dengan iming-iming gaji yang besar disertai permintaan pengantian biaya
2. Pelamar harus lebih selektif melamar pekerjaan
3. Pastikan agen penyalur pekerjaan resmi
Dilansir dari Jobstreet, ada beberapa cara untuk menghindari jebakan lamaran pekerjaan palsu:
Baca Juga: Mengulik Kisah Tempat-tempat Pertapaan Para Presiden
1. Lebih perhatikan informasi perusahaan
Kamu harus pastikan alamat dan nomor telpon perusahaan. Bila perusahaan tersebut menyajikan fitur Google Map, kamu bisa membuka Google Map dan melihat langsung lokasi perusahaan itu.
2. Perhatikan alamat email perusahaan
3. Hindari permintaan uang
Hindarilah perusahaan yang meminta dana ketika kamu dipanggil untuk interview. Beberapa perusahaan gadungan ini akan memanfaatkan Anda untuk mengeluarkan dana seperti alasan dana transportasi, uang registrasi, dan masih banyak lagi yang dapat merugikan.
4. Cari situs pencarian pekerjaan yang terpercaya
Selanjutnya, Dirjen Pembinaan Penempatan tenaga kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kementerian Ketenagakerjaan, Suhartono mengatakan perusahaan yang menawarkan lowongan pekerjaan harus terdaftar secara legal, mudah diakses.
Selain itu memuat informasi lowongan pekerjaan yang ditawarkan dan yang dibutuhkan, terbuka untuk umum (setiap tahapan tes lowongan pekerjaan diinformasikan) dan contact person mudah diakses.
Baca Juga: Arti Sebenarnya Mimpi Naik Perahu dan Tenggelam, Apakah Pertanda Buruk?
Perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan menjelaskan requirement yang dibutuhkan dan Job Description terkait dengan lowongan tersebut.