DKI Jakarta Perpanjang PSBB, Pengusaha Mal Menjerit Karena Semakin Terpuruk

DKI Jakarta Perpanjang PSBB, Pengusaha Mal Menjerit Karena Semakin Terpuruk

Foto
Ilustrasi Mall (Foto:Pixabay)

Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga 11 Oktober 2020 mendatang, hal ini membuat pengusaha mal menjerit.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan, kebijakan itu membuat pengelola mal semakin terpuruk. Sebab, sejak diberlakukannya kembali PSBB pada 14 September 2020 pengunjung mal semakin sepi.

“Perpanjangan PSBB Ketat ini akan semakin membuat kondisi usaha semakin terpuruk,” kata Alphonzus

Baca Juga: WHO Patenkan Vaksin Virus Buatan China untuk Setop Covid-19

Ia juga menjelaskan, bahwa sejak PSBB kembali diperketat tercatat pengunjung mal hanya tersisa 10 persen hingga 20 persen saja jika dibandingkan dengan kondisi normal.

“Sejak PSBB Ketat diberlakukan mulai 14 September 2020 yang lalu ternyata mengakibatkan tingkat kunjungan turun drastis sehingga tinggal hanya tersisa 10-20 persen saja,” ujarnya.

Dia juga menghargai keputusan itu karena memang pertumbuhan kasus baru Covid-19 tidak menunjukkan adanya penurunan. 

Oleh sebab itu, dibutuhkan sebuah kebijakan tegas dalam memutus mata rantai virus corona.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta lantaran kasus penularan Covid-19 masih berpotensi terjadi bila pelonggaran diberlakukan. 

Baca Juga: FMPB Laporkan Format Jakarta ke Polda Metro Jaya Karena Ganggu Ketentraman Bangsa

Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 959 Tahun 2020 mengatur perpanjangan PSBB selama 14 hari jika kasus belum menurun secara signifikan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. 

Menurut dia, Menko Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut Binsar Pandjaitan juga menyetujui perpanjangan PSBB Ibu Kota.


Sumber:detik/wowkeren