Pengakuan 3 Pemerkosa Mahasiswi Cantik di Makassar

Pengakuan 3 Pemerkosa Mahasiswi Cantik di Makassar

Ahmad Diponegoro
2020-09-22 14:34:17
Pengakuan 3 Pemerkosa Mahasiswi Cantik di Makassar
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Pihak kepolisian mengatakan, hanya 3 orang dari 7 tersangka pemerkosaan mahasiswi cantik mabuk EA (23) di salah satu hotel, Jalan Meranti, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel yang menyetubuhi korban di hotel .

Fakta tersebut dikatakan oleh Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim yang mengatakan, hasil tersebut didapatkan hasil dari introgasi sementara ketujuh pelaku.

"Dari keterangan sementara, hanya tiga orang yang menyetubuhi korban. Mereka menyetubuhi korban secara bergantian," kata Halim, dilansir dari Viva, Selasa 22 September 2020.

Ketiga terduga pelaku yang menyetubuhi korban ini masing-masing, Andi Fahmi, 20 tahun, Muh. Fahruddin alias Peto, 26 tahun, dan M Nur Alamsyah, 20 tahun. Sementara untuk keempat terduga pelaku lain yakni berinisial, UFH, 21 tahun, MIS, 23 tahun, IB, 25 tahun, dan seorang gadis 21 tahun, SW.

Keterangan dari A Fahmi, lanjut Halim mulanya ia berada di kamar 101 bersama korban. Kemudian Fahmi pun berpelukan dengan korban. Selanjutnya ia membuka baju karena ac kamar panas dan tidak lama kemudian menyetubuhi korban.

Sementara, berdasarkan pengakuan dari M Fahruddin jika ia masuk ke kamar 101 atas perintah dari SW. Dan ketika masuk, dia mendapati tertidur dan celananya sudah melorot hingga ke lutut. Dia langsung juga menyetubuhi korban sekali.

"Untuk pelaku ketiga, Nur Alamsyah juga seperti itu, dia juga masuk ke kamar 101 karena disuruh SW dan mendapati korban sudah tidak menggunakan celana. Diapun juga kemudian menyetubuhi korban sekali. Dan saat inilah juga baru sadarkan diri," jelasnya.

Baca Juga: Fakta-fakta Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Pelaku Berani Sentuh Bagian Sensitif

Kemudian, untuk pengakuan dari keempat pelaku lainnya itu, bahwa dia tidak berada di kamar 101. Melainkan, mereka berada di kamar 103, yang juga sempat disewanya.

"Yang lain tidur di kamar 103. Mereka juga tidur di situ semua," jelasnya.

Sebelumnya, korban EA dan seorang rekan prianya sama-sama datang ke salah satu tempat hiburan malam (THM) di Makassar pada Sabtu 19 September 2020. Di THM, EA dan rekan prianya itu bertemu perempuan SN dan enam pria lainnya.

Sekitar pukul 01.00 Wita, minggu 20 September 2020, EA yang sudah mabuk hendak diantar pulang oleh rekan prianya. Namun, SN mencegahnya dan meminta rekan pria korban pulang saja dan SN berjanji akan membawa EA ke hotel untuk menginap karena sudah mabuk.

Setelah rekan pria EA pulang, SN membawa korban ke hotel disusul enam rekan prianya. Nahas, EA digilir sejumlah rekan SN di kamar hotel.

Baca Juga: Mahasiswi Cantik Mabuk Diperkosa 7 Pria Bergilir di Makassar, Ini Peran Teman Wanita Korban

EA terkejut saat terbangun seorang laki-laki berada persis di depannya. Seketika itu juga laki-laki tersebut melarikan diri. Dalam keadaan setengah sadar, EA juga sempat melihat sejumlah pria lain yang juga ikut melaroka diri dari kamar hotel.

Menyadari telah menjadi korban asusila, EA kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Panakkukang. Selanjutnya, perempuan SN dan enam rekan prianya ditangkap polisi pada Minggu 20 September 2020 malam.




Sumber: Detik, Suara


Share :