Asteroid 2020 SW Mendekati Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan
Foto
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Asteroid 2020 SW Mendekati Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

Sebuah asteroid kecil yang bernama Asteroid 2020 SW yang ditemukan pada 18 September 2020 dari Mt. Lemmon Observatory di Arizona akan melewati jarak yang lebih dekat dari bulan beberapa waktu dekat ini.

Bahkan, kata para astronom mengatakan, benda langit ini lebih dekat dari satelit geostasioner.

Dilansir dari EarthSky, Selasa 22 Septembver 2020, Astreoid itu sangat dekat sehingga gravitasi bumi akan membelokkan lintasan batuan antariksa.

Pendekatan terdekat dari asteroid yang berlabel SW 2020 seharusnya terjadi pada 24 September sekitar pukul 11:18 waktu setempat. 

Asteroid 2020 SW akan lewat pada perkiraan jarak 17.556 mil (28.254 km) dari Bumi, yang hanya 7% dari jarak bulan. 

Baca Juga: Penuh Pro-kontra, PUBG Tetap Kolaborasi dengan Blackpink

Padahal, satelit meteorologi mengorbit sekitar 22.300 mil (35.888 km) dari permukaan bumi.

Meskipun masih belum ada kepastian soal orbit batuan antariksa, dalam perhitungan menunjukkan tidak ada risiko tumbukan dengan benda lain disekitarnya.

Akibatnya, kedekatan jarak antara Astreoid 2020 SW hanya dapat dinikmati hingga 24 menit lebih awal atau lebih lambat dari yang diharapkan dengan menggunakan sebuah teleskop. 

Sekedar informasi, Asteroid 2020 SW diperkirakan berdiameter sekitar 14 hingga 32 kaki (sekitar 4,5 hingga 10 meter).

Awalnya, menurut perhitungan ahli,  menunjukkan bahwa asteroid 2020 SW mengorbit matahari setiap 372 hari. Orbitnya hanya tujuh hari lebih lama dari Bumi. 

Dengan kata lain, asteroid ini akan menghampiri bumi setidaknya 50 tahun sekali.

Sekedar informasi kembali, astreid atau batuan luar angkasa saat ini bergerak dengan kecepatan 17.336 mil per jam (27.900 km / jam) atau 7,75 km / s relatif terhadap Bumi. 

Asteroid 2020 SW akan lewat pada jarak yang aman, mungkin melalui Australia atau Selandia Baru, selama pendekatan terdekatnya.

Asteroid 2020 SW kecil akan lewat sangat dekat dengan kita, sangat dekat sehingga Bumi akan menekuk lintasannya. Ini akan menjadi yang terdekat pada 24 September 2020. 

Perkiraan jarak terdekatnya adalah 17.556 mil atau 28.254 km dari Bumi, yang hanya berjarak 0,0735 kilometer, lebih dekat dari satelit geostasioner. Tidak ada kemungkinan itu akan menghantam Bumi.

Baca Juga: Apple Munculkan 2 Seri iPad Generasi Terbaru, Ini Harga dan Spesifikasinya

Sebelumnya, dilansir dari bisniscom, sebuah asteroid berukuran sekitar 12 meter mendekati bumi, dengan jarak yang diperkirakan lebih dekat daripada antara bumi dan bulan.

Asteroid 2020 RF 3 merupakan asteroid baru yang jaraknya hanya 92.000 kilometer dari bumi, asteroid tersebut terdeteksi menggunakan teleskop PAN-STARRS di Hawaii pada 12 September 2020 kemarin, hanya selang satu hari sebelum asteroid itu mendekati bumi 13 September 2020.

Asteroid RF3 adalah batu luar angkasa berukuran kecil yang diperkirakan berukuran antara 5.3 meter sampai 12 meter. Batu ini termasuk ke dalam kelompok Asteroid aten, yaitu asteroid yang memiliki orbit dekat dengan bumi. Menurut NASA, terdapat lebih dari 1,100 asteroid aten yang berada di dalam tata surya.

Selama perjelanan menuju planet bumi, asteroid tersebut terpengaruh oleh daya tarik gravitasi bumi. Menurut NASA, lintasan asteroid tersebut berubah sebesar 45 derajat yang membuat rute perjalanan asteroid tersebut di alam semesta telah berubah.




Sumber: EarthSky, Bisnis



Tag :

Asteroid 2020 SWAsteroidAsteroid mendekati bumibulanantariksasatelit geostasioner

Artikel Terkait :

  • Heboh Dua Wisatawan Terjun dari Tebing Pantai Selatan Gunungkidul

  • Meski Sudah Sembuh Gejala Corona Ini Bisa Bertahan sampai Berbulan-bulan

  • Ditengah Pandemi Corona Prambanan Jezz Festival 2020 Digelar Virtual

  • Biografi dan Profil Lengkap Bella Aprilia, Calon Istri Ivan Gunawan


  • Share to: