Kronologi Selebriti Jepang Bunuh Diri Setelah Dibully Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Kronologi Selebriti Jepang Bunuh Diri Setelah Dibully Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Ahmad
2020-09-01 17:29:36
Kronologi Selebriti Jepang Bunuh Diri Setelah Dibully Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah
Foto: Instagram/@marichan_days

Seorang selebriti asal Jepang bernama Maria Hamasaki, dilaporkan meninggal dunia di rumahnya, di Tokyo, pada 26 Agustus 2020 lalu.

Dilansir Koreaboo, Senin 1 September 2020, wanita 23 tahun ini diduga bunuh diri setelah mendapatkan komentar jahat di internet, lantaran ia kedapatan meninggalkan rumah tanpa menggunakan masker pada April 2020 lalu.

Selebriti yang tampil di reality show Bachelor Japan yang tayang di Ameba TV Jepang ini, belakangan memang terlibat perselisihan di media sosial dengan salah satu warganet.

Bahkan, kejadian ini sempat menarik perhatian publik.

Baca Juga: Anggaran Kesehatan APBN 2021 Dipatok Rp 169 Triliun Akibat Corona dan Pembuatan Vaksin

Saat ini polisi sedang menyelidiki untuk memastikan bahwa dia bunuh diri, karena ia ditemukan tanpa luka luar.

Mereka juga menduga bahwa sang bintang melakukan tindakan ekstrim ini sebagai akibat dari komentar jahat yang dideritanya karena insiden tidak mengenakan masker.

Namun, tidak ada surat wasiat yang ditemukan di tempat kejadian.

Seperti diketahui, di tengah pandemi virus Covid-19, masker adalah salah satu alat pelindung diri yang bisa mencegah penularan dan penyebaran virus.

Pemerintah Indonesia sendiri, telah menganggarkan belanja kesehatan Rp 169,7 triliun pada APBN 2021. Jumlah ini setara 6,2 persen dari belanja negara.

“Reformasi sistem kesehatan akan dilakukan dengan tujuan memperkuat kapasitas sistem kesehatan baik dari aspek ketahanan kesehatan, pemerataan pelayanan kesehatan, serta penguatan aspek promotif preventif kepada masyarakat,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sidang paripurna, Selasa 1 September 2020.

“Pemerintah sepakat bahwa keberadaan vaksin akan berdampak kepada keberhasilan penanganan Covid-19. Untuk itu, dalam RAPBN tahun 2021 Pemerintah telah mengantisipasi alokasi untuk kebutuhan pengadaan vaksin dan imunisasi, alokasi untuk sarana dan prasarana, serta laboratorium dan litbang untuk penguatan riset vaksin,” jelas Menkeu.

Baca Juga: Ini Sanksi Jokowi untuk Para Pelanggar Protokol Kesehatan di Tengah Pandemi Corona

Sekedar informasi, kasus positif corona di Indonesia masih terus meningkat dan tak terkendali. Pada Selasa 1 September 2020, ada penambahan kasus baru sebanyak 2.775.

Dengan penambahan ini, maka total kasus positif corona di Indonesia mencapai 177.571.   

Pasien meninggal dunia karena corona bertambah sebanyak 88 orang. Dengan jumlah ini, maka total pasien meninggal adalah 7.505 dari yang sebelumnya 7.417 jiwa.

Per hari ini, ada penambahan pasien sembuh sebanyak 2.098 orang. Sehingga, jumlah total pasien corona yang sembuh mencapai 128.057 dibandingkan jumlah sebelumnya yaitu 125.959.  




Sumber: Liputan 6, Antara, Suara


Share :

HEADLINE  

Kaesang Optimis PSI Tembus Senayan Minta Kader Kawal Real Count

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 17, 2024 09:44:02


Hasil Real Count KPU Sulawesi Tengah: Suara PSI Tembus 4,17%

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 21:11:41


Pemuka Agama Himbau Semua Terima Hasil Pemilu, Saatnya Rekonsiliasi

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 13:44:30