Fakta-fakta Bocah 3 Tahun Terbang Terbawa Layangan Raksasa di Taiwan

Fakta-fakta Bocah 3 Tahun Terbang Terbawa Layangan Raksasa di Taiwan

Dedi Sutiadi
2020-08-31 22:39:35
Fakta-fakta Bocah 3 Tahun Terbang Terbawa Layangan Raksasa di Taiwan
Tangkapan video Bocah 3 Tahun Terseret Layangan Raksasa di Taiwan.

Seorang bocah tiga tahun di Taiwan terbang terbawa layangan raksasa saat festival layang-layang internasional pada Minggu, 30 Agustus 2020. Menurut data yang dihimpun, bocah itu bernama marga Lin.

Berikut correcto.id himpun untuk anda fakta-fakta tentang peristiwa mendebarkan yang melibatkan seorang anak kecil di Taiwan tersebut.

1. Melayanag di Udara selama 30 Detik

Merujuk berita Channel News Asia, Senin 31 Agustus 2020 memberitakan seorang bocah berusia tiga tahun terseret layang-layang hingga ikt melayang di udara. Bocah kecil dengan nama marga Lin tersebut cukup lama melayang diudara, sekitar 30 detik. Saat itu hembusan angin cukup kencang, sehingga membuat bocah kecil tersebut melayang cukup lama diudara. 

Baca juga: Perpanjangan PSBB DKI Jakarta Bisa Sampai 24 September

2. Terjatuh dari Ketinggian Ratusan Meter

Bocah dengan marga Lin tersebut melayang terbawa layang-layang dengan ketinggian cukup tinggi. Tidak informasi terkait jarak tinggi saat bocah tersebut melayang di udara, namun diperkiraan bocah kecil tersebut terjatuh dari jarak ketingian mencapai ratusan meter. 

3. Selamat Ditangkap Pengnjung

Saat bocah dengan marga Lin tersebut terjatuh, para pengunjung festival tersebut mengulurkan tangan untuk berjaga-jaga ketika anak itu terjatuh. Beruntungnya, salah satu pengunjung dapat menangkap bocah itu saat layangan raksasa itu diturunkan. Bocah tiga tahun itu langsung dibawa ke rumah sakit usai diselamatkan. 

4. Wali Kota area Hsinchu Minta Maaf

Wali Kota area Hsinchu, Lin Chih-chien, meminta permohonan maaf dengan adanya peristiwa yang tak disangka-sangka itu. Festival layangan internasional tersebut langsung diberhentikan usai peristiwa itu.

Baca juga: Kronologi Eks Kepala BPN Kabupaten Denpasar Bunuh Diri

"Tim dari pemkot telah menyampaikan permintaan maaf secara tulus kepada publik dan korban," ungkap Lin melalui akun Facebooknya.

Diketahui, anak tersebut tertarik dengan kumpulan permen yang akan dibawa layangan raksasa itu untuk dibagikan saat layangan diterbangkan. Anak itu lepas dari pengawasan orang tua dan mendekati layangan itu saat ditarik.


Sumber: IDNTimnes


Share :