Fakta-fakta Parfum Kapal Perang Berusia Ratusan Tahun, Ahli: Terbuat dari Sperma Paus

Fakta-fakta Parfum Kapal Perang Berusia Ratusan Tahun, Ahli: Terbuat dari Sperma Paus

Ahmad
2020-07-26 15:00:00
Fakta-fakta Parfum Kapal Perang Berusia Ratusan Tahun,  Ahli: Terbuat dari Sperma Paus
Foto: Instagram/@lilibermuda

Ahli sejarah menemukan harta karun tak terduga ketika meneliti kapal perang Mary Celestia yang dipakai untuk Perang Dunia. Dalam kapal tersebut ditemukan parfum kuno berusia ratusan tahun.

Menyadur The Cut pada Minggu 26 Juli 2020, kapal Mary Celestia karam di pantai selatan Bermuda pada tahun 1864 dan ditemukan pada tahun 2011. Di kapal itu juga, ditemukan sebuah botol parfum dengan kemasan tersegel.

Baca Juga: Fakta Kasus Pertama Corona di Korea Utara, Kota Kaesong Lockdown

Hal yang membuat tercengang, parfum itu masih utuh dan ditemukan bersama sepasang sepatu dan sebotol wine. Di botol parfum, tertulis kata-kata 'Piesse and Lubin London'.

Terbuat dari Bahan Tak Terduga

Philippe Max Rouja, ahli sejarah asal Bermuda langsung membawa temuan itu pada ahli parfum Isabelle Ramsay-Brackstone, pemilik butik Lili Bermuda.

Rupanya ia langsung mengenali botol parfum 'Piesse and Lubin London' dan berkata ini adalah salah satu parfum mewah pada zamannya dan mungkin juga dipakai oleh Ratu Victoria.

Penasaran dengan komposisi wewangiannya, ia kemudian memanggil rekannya sesama peracik parfum kelas atas, Jean Claude Delville dari Drom Fragrances dan mulai melakukan tes DNA parfum dengan proses kromatografi gas.

Hasilnya mengejutkan, komposisi parfum mewah itu tak hanya terbuat dari tumbuhan tapi juga perpaduan aroma musky dari beberapa hewan yang tak terduga.

Dengan proses yang rumit dan bantuan para pengendus profesional, mereka menemukan aroma jeruk, bergamot, orris, kayu cendana dan bunga mawar yang berpadu dengan sedikit aroma musky dari musang dan sperma paus.

Baca Juga: Kucing Bercorak Wajah Manusia Seharga 1 Milir, Milik Ibu Nagita Slavina

The Cut menulis, proses identifikasi parfum dilakukan dengan penuh kesabaran dan mengalami 110 kali proses gas kromatografi.

Dipakai Ratu Elizabeth II

Sementara itu, sejarah mencatat bangsawan Inggris memakai parfum di jubah mewah mereka untuk menutupi jalanan yang bau dan sekali lagi, ada kemungkinan Ratu Victoria menggunakan parfum yang sama di jubahnya.

Kini, meskipun tak ada lagi jalanan yang bau tapi sosok bangsawan modern masih lekat dengan aroma parfum. Sebut saja Ratu Elizabeth II yang disebut menggunakan parfum White Rose dari Floris saat menikah dengan Pangeran Philip.




Sumber: Suara


Share :