Terungkap, Ini Alasan Calon Vaksin Corona China Diuji di Indonesia

Terungkap, Ini Alasan Calon Vaksin Corona China Diuji di Indonesia

Ahmad
2020-07-23 14:49:36
Terungkap, Ini Alasan Calon Vaksin Corona China Diuji di Indonesia
Foto: Shutterstock

Calon vaksin Corona dari China siap diuji klinis pase 3 di Indonesia. Ada sejumlah alasan yang mendasarinya.

Pakar bioteknologi dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Dr.rer.nad Wien Kusharyoto, mengatakan bukan sembarangan Indonesia dipilih untuk uji fase 3.

Menurut Wien, uji klinis fase 3 untuk untuk mengetahui efektivitas vaksin, kemudian untuk mengetahui manfaat vaksin itu sendiri. Dalam uji klinis itu akan dibandingkan antara orang yang diberi vaksin dan yang tidak.

Baca Juga: Stafsus Ungkap Keinginnan Erick Thohir Terkait Bio Farma Ekspor Vaksin Corona

Uji klinis fase 1 dan 2 hanya dicobakan dengan jumlah sampel terbatas, pertama pada hewan lalu pada manusia. Oleh karena itu, uji klinis fase 3 dengan jumlah sampel yang lebih massal akan bisa mengukur efektivitas vaksin tersebut.

Tidak semua negara dipilih untuk uji klinis fase 3, antara lain ada Brasil, India, Bangladesh dan Indonesia. 4 Negara ini ada kemiripannya.

Persamaan semua negara itu adalah laju infeksinya yang masih tinggi. Itulah alasan Indonesia dipilih oleh Sinovac untuk uji calon vaksin Corona.

"Laju infeksi di Indonesia masih tinggi, 1.600 per hari. Itu adalah target yang tepat untuk lokasi uji vaksin," ujarnya.

Uji vaksin fase 3 ini menurut Wien malah tidak efektif kalau dilakukan di China. Itu sebabnya Sinovac mempertimbangkan Indonesia.

Faktor pemanfaatan vaksin jadi pertimbangan juga. Menurut Wien, semakin banyak uji coba akan semakin bagus hasilnya. Nantinya jumlah akhir akan berdasarkan perjanjian, berapa vaksin yang akan dicoba.

Sisi lain dari pemanfaatan itu juga adalah potensi negara itu sebagai target penjualan vaksin kalau nanti sudah jadi. Hal tersebut juga menjadi pertimbangan.

Baca Juga: Terjawab, Ini Alasan Gugus Tugas Diganti Komite Penanganan COVID dan PEN

Indonesia dipilih China karena Sinovac dan Bio Farma memiliki fasilitas produksi dengan metode yang sama yaitu virus yang dilemahkan. Harapannya, nanti Indonesia bisa memproduksi sendiri vaksin Corona.

"Kalau Bio Farma kan punya fasilitas produksinya. Jadi nanti modelnya transfer teknologi, sertifikasi dan bisa diproduksi di Bio Farma," kata Wien.







Sumber: Detik


Share :

HEADLINE  

Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00


Azizah-Arhan Nonton Timnas Indonesia, Andre Rosiade Dikerjai

 by Dimarirenal

March 26, 2025 15:10:00