Belakangan ini beredar kabar adanya rencana penghapusan bahan bakar minyak (BBM) yang tak ramah lingkungan. Produk BBM yang dimaksud antara lain Premium dan Pertalite.
PT Pertamina (Persero) selaku produk BBM tersebut buka suara.
Lebih lanjut, CEO Trading & Marketing Retail Pertamina Mas'ud Khamid mengaku tidak mengetahui adanya isu tersebut. Dia menegaskan Pertamina hanya sebagai operator dan hanya mengikuti perintah regulator.
Baca Juga: Luar Biasa, Total 21 Karyawan Unilever Cikarang Positif Corona
"Saya nggak tahu apa-apa. Kita kan menjalankan regulasi, regulasinya bunyinya apa, itu yang kita jalankan," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Rabu 1 Juli 2020.
Pertamina sendiri saat ini memiliki 4 produk yakni Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo. Jika mengacu pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memang hanya ada 2 produk yang dinilai ramah lingkungan.
"Ya kita kalau batasan ramah lingkungan dari KLHK ya kita punya Pertamax dan Pertamax Turbo," terangnya.
Baca Juga: Jauh Sebelum Corona Ternyata Masyarakat di Pulau Ini Sudah Pakai Masker Seumur Hidup
Pertamina, lanjut Mas'ud tidak memiliki wewenang dalam penghapusan produk BBM termasuk Premium. Pihaknya hanya akan menjalankan keputusan yang diambil pemerintah.
"Ya tanya regulatornya, kita dukung yang terbaik. Perkara aturannya seperti apa kita ikuti," tutupnya.