Ini Alasannya Polisi Setop Penyelidikan Kasus Pedagang Ludahi Bakso Cuanki

Ini Alasannya Polisi Setop Penyelidikan Kasus Pedagang Ludahi Bakso Cuanki

Ahmad
2020-06-28 10:00:00
Ini Alasannya Polisi Setop Penyelidikan Kasus Pedagang Ludahi Bakso Cuanki
Foto: Istimewa

Polsek Kembangan memulangkan WS (21), pedagang bakso cuanki setelah pemeriksaan 1x24 jam terkait insiden meludahi sajiannya. 

Lebih lanjut, dia mengatakan, polisi menyetop perkara itu lantaran korban tidak mau melaporkan WS.

"Tidak ada unsur pidananya. Dari korban nggak ada laporan, karena baksonya juga tidak sempat dimakan, tetapi langsung dibuang," kata Kapolsek Kembangan Kompol Imam Irawan, Sabtu 27 Juni 2020.

Baca Juga: Ditengah Pandemi Covid-19 500 Personel Polri-TNI Kawal HBKB di 32 Lokasi

Di sisi lain, korban juga telah memaafkan pelaku. Adapun, korban memviralkan video tersebut untuk mengingatkan agar masyarakat berhati-hati saat jajan di luar.

"Tujuan viralkan itu cuma imbau masyarakat agar lihat proses penyajiannya," ujar Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Niko Purba.

Niko mengatakan, pelaku dipulangkan pada Jumat 26 Juni 2020 malam setelah dimintai keterangan. Sebelum dipulangkan, polisi melakukan rapid test Corona terhadap pelaku.

"Yang dikhawatirkan kemarin itu kan dia kena Corona, tetapi setelah di-rapid test di RS Kembangan hasilnya negatif," katanya.

Sebelumnya WS sempat viral di media sosial karena meludahi bakso cuanki. WS awalnya tidak mengakui perbuatannya.

Baca Juga: Ini Tips Agar Tetap Semangat Meski WFH

Namun ia akhirnya mengaku telah meludahi bakso cuanki itu. Pelaku mengaku melakukan hal itu sesuai anjuran guru spiritualnya di Garut, Jawa Barat dengan tujuan agar dagangannya laris.


Share :

HEADLINE  

Kaesang Optimis PSI Tembus Senayan Minta Kader Kawal Real Count

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 17, 2024 09:44:02


Hasil Real Count KPU Sulawesi Tengah: Suara PSI Tembus 4,17%

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 21:11:41


Pemuka Agama Himbau Semua Terima Hasil Pemilu, Saatnya Rekonsiliasi

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 13:44:30