Monyet Pemabuk yang Serang 250 Warga karena Kehabisan Miras, Dihukum Seumur Hidup

Monyet Pemabuk yang Serang 250 Warga karena Kehabisan Miras, Dihukum Seumur Hidup

Yuli Nopiyanti
2020-06-22 17:30:00
 Monyet Pemabuk yang Serang 250 Warga karena Kehabisan Miras, Dihukum Seumur Hidup
Kaula Monyet Pemabuk yang serang warga di hukum seumur hidup di Kebun Binatang Kanpur (Foto:Dok. Kebun Binatang Kanpur)

Dinegera India seekor monyet menerima hukuman penjara layaknya seorang manusia. Bahkan tak hanya itu saja ia juga di hukum seumur hidup akibat ulahnya yang telah mencelakai orang banyak.

Diketahui bahwa ada 250 orang yang telah di gigit oleh monyet tersebut, bahkan salah satunya diantaranya tewas. Namun hukuman kurung seumur hidup ini bukan berarti mendekam di penjara manusia, melainkan monyet tersebut dikurung di kebun binatang Kanpur.

Bahkan diketahui bahwa Monyet agresif itu bernama 'Kalua', dan ia bukanlah primata biasa. Kalua, yang tinggal di Mirzapur, India, biasa diberi alkohol dan daging monyet oleh okultis atau dukun setempat. 

Baca Juga:  Cara Baru Jerman Menanggulangi Covid-19, dengan Corona Warn App

Namun, setelah sang okultis meninggal, monyet pemabuk itu tak lagi dapat asupan alkohol. Kondisi tersebut pun membuatnya jadi agresif.

Bahkan Kalua kemudian memulai aksi dengan rentetan aksi teror kepada orang-orang di Mirzapur. Petugas kehutanan dan kebun binatang pun diperintahkan untuk menangkap monyet pemabuk itu. 

Setelah sejumlah upaya, hewan itu akhirnya berhasil ditangkap. Kalua lantas dibawa ke kebun binatang Kanpur dan dihukum kurungan seumur hidup pada pekan kemarin.

"Kami menahannya dalam isolasi selama beberapa bulan dan kemudian memindahkannya ke kandang terpisah," kata dokter kebun binatang Mohd Nasir, dikutip Gulf News. 

Baca Juga: Kasus Corona Terus Meningkat, Arab Saudi Cabut Lockdown

"Tidak ada perubahan dalam perilakunya dan dia tetap agresif. Sudah tiga tahun sejak dia dibawa ke sini, tetapi sekarang telah diputuskan bahwa ia akan tetap berada dalam tahanan sepanjang hidupnya," sambungnya.

Tak hanya itu saja bahkan Kalua sendiri saat ini berusia enam tahun. Menurut dokter kebun binatang Kanpur, monyet pemabuk itu akan membahayakan orang-orang ke mana pun dia pergi jika dia dibebaskan. Dia bahkan belum berteman dengan penjaga kandangnya sampai sekarang. 

Namun tak hanya itu bahkan menurut laporan New York Post, ahli hewan yang memperhatikan Kalua juga mencatat bahwa monyet pemabuk itu tidak hanya kecanduan alkohol, tetapi juga menolak untuk makan sayur dan makanan khas monyet lainnya. Para ahli percaya bahwa perilaku agresif Kalua mungkin akibat cara hidup kanibalisme yang dilatih okultis kepadanya.


Share :