Unair jadi Penelitian Obat COVID-19, Gubernur Khofifah Dukung Penuh

Unair jadi Penelitian Obat COVID-19, Gubernur Khofifah Dukung Penuh

Yuli Nopiyanti
2020-06-14 18:23:43
Unair jadi Penelitian Obat COVID-19, Gubernur Khofifah Dukung Penuh
Ilustrasi Vaksin Virus Corona (Foto:Istimewa)

Virus corona sudah menyebar ke berbagai negara di dunia bahkan tak  hanya itu saja pasalnya para negara juga sedang mengembangkan obat antivirus corona, tak hanya itu saja bahkan Peneliti Universitas Airlangga (Unair) Surabaya telah menemukan obat untuk penanganan COVID-19. Namun, obat-obat ini belum bisa langsung dikonsumsi oleh pasien-pasien yang terkena virus Corona.

Namun tak hanya itu saja pasalnya meski demikian, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku cukup senang mendengar peneliti Unair telah menemukan obat untuk penanganan COVID-19.

Baca Juga:  Benarkah Golongan Darah O Kebal Corona? Ini Jawabannya

Bahkan Khofifah juga mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung penuh agar para peneliti Unair bisa mengembangkan obat-obatan tersebut. Serta mempersilakan untuk berkolaborasi dengan Gugus Tugas Covid Indonesia dan Badan Intelijen Negara (BIN).

"Intinya, Pemprov Jatim mendukung Unair untuk mengembangkan penelitian obat-obat temuannya. Karena ini merupakan salah satu upaya untuk mempercepat penanganan COVID-19 di Jatim bahkan di Indonesia," ujar Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu 14 Juni 2020.

Bahkan, Khofifah juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan kesempatan bagi tim peneliti agar obat-obat tersebut nantinya bisa diteliti dan dikembangkan di rumah sakit rujukan milik Pemerintah Provinsi Jatim.

"Lewat penelitian ini, kami berharap akan bisa meningkatkan rasio angka kesembuhan serta dalam waktu yang sama bisa menurunkan angka kematian akibat COVID-19 di Jawa Timur," imbuh Khofifah.

Bahkan diketahui bahwa, peneliti Unair menemukan lima kombinasi obat untuk COVID-19. Kombinasi obat tersebut yakni Lopinavir, ritonavir dan azitromisin, Lopinavir, ritonavir dan doksisiklin, Lopinavir, ritonavir dan klaritromisin, Hidroksiklorokuin dan azitromisin dan Hidroksiklorokuin dan doksisiklin.

Baca Juga:   Jelang New Normal, Gugus Tugas Keluarkan SE Jam Kerja di Jabodetabek

Tak hanya itu saja bahkan salah satu perwakilan dari tim peneliti Unair, dr Purwati mengatakan pihaknya telah meneliti 14 regimen obat. Bahkan dari keseluruhan regimen itu, didapatkan lima kombinasi tersebut, obat yang mempunyai potensi dan efektivitas yang cukup bagus dan dirasa mampu menghambat perkembangbiakan virus Corona.

Tak hanya itu saja bahkan terkait peredaran obat, sebenarnya obat-obat ini sudah beredar di pasaran. Artinya temuan kombinasi obat dari Unair ini telah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00