Telur Infertil Marak Dijual Setengah Harga, Ini Bahayanya

Telur Infertil Marak Dijual Setengah Harga, Ini Bahayanya

Yuli Nopiyanti
2020-06-10 15:22:22
Telur Infertil Marak Dijual Setengah Harga, Ini Bahayanya
Ilustrasi Telur Infertil yang Bahaya (Foto:Dok.;Istimewa)

Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Tasikmalaya diketahui bahwa membongkar penjualan telur infertil di Kompleks Pasar Induk Cikubruk Tasikmalaya, Selasa 9 Juni 2020. Bahkan akibatnya, penjual telur diperiksa polisi.

Bahkan tak hanya itu saja sedangkan barang bukti telur infertil disita oleh petugas.

Baca Juga: Banjir Bandang di Cianjur, 2 Warga Hilang Terseret Arus

Apa itu telur infertil?

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tasikmalaya Tedi Setiadi menjelaskan perihal telur infertil.

"Telur infertil atau HE atau tertunas itu nantinya bakal menjadi anak ayam dan biasanya kalau pada suhu yang cocok bisa menjadi anak ayam," tutur Tedi Setiadi.

"Tetapi selama ni disimpan di ruangan tidak cocok makanya pertumbuhannya tak sempurna. Telur infertil menjadi mati dan akhirnya membusuk," lanjut dia.

Bahkan tak hanya itu saja pasalnya penjualan telur infertil ini, kata Tedi, melanggar Peraturan Menteri Pertanian Nomor 32 Tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam RAS dan Telur Konsumsi.

Dijual hampir setengah harga normal

Bahkan tak hanya itu saja penjualan telur infertil di Tasikmalaya terbongkar berawal dari kecurigaan warga di Pasar Induk Cikubruk.

Mereka menginformasikan, ada pedagang baru yang menjual telur hampir setengah dari harga normal.

Bahkan tak hanya itu saja harga telur ayam normal mencapai Rp 22.000,00 hingga Rp 24.000,00 per kilogram.

Namun pedagang tersebut menjual seharga Rp 15.000,00 per kilogram.

"Awalnya kita mendapatkan laporan dari warga pasar yang memberitahukan ada salah satu pedagang telur baru di pinggir jalan yang menjual harga rendah Rp 15.000 sampai Rp 17.500," kata Tedi.

Namun tak hanya itu saja saat petugas terjun dan melakukan pengecekan, rupanya telur yang dijual adalah telur infertil.

Telur disita, pedagang diperiksa

Tak hanya itu saja bahkan merujuk peraturan, sanksi peringatan tertulis, penghentian kegiatan hingga penghentian kegiatan usaha akan diberikan pada mereka yang kedapatan menjual telur infertil.

Polres Tasikmalaya saat ini memeriksa pedagang penjual telur infertil. Bahkan penjual rupanya berasal dari luar daerah yang telah lama tinggal di Tasikmalaya.

Sedangkan barang bukti telur infertil disita petugas dan ditarik dari pasaran.

Baca Juga: Tak Terima Bayaran, 3 Orang Gadis Remaja di Sulsel Jadi Korban Eksploitasi

Bahaya mengonsumsi telur infertil

Tak hanya itu saja bahkan Tedi juga mengatakan, bahwa mengonsumsi telur infertil berbahaya bagi kesehatan.

"Jika dikonsumsi jelas mengganggu kesehatan," tutur dia.

Selain membahayakan kesehatan, dalam prosesnya, biasanya telur melalui penyemprotan dengan zat kimia.

"Telur infertil dilarang dijual karena sebelum dijual disemprot zat kimia terlebih dahulu dan zat kimia itu juga berbahaya jika dikonsumsi. Kami meminta agar masyarakat harus lebih bijak membeli, terutama dilihat dulu fisiknya jika harus melakukan pembelian lebih baik lagi harga normal saja dibanding harga miring," ungkap dia.


Share :