Dwi Sasono Pakai Ganja sebagai Obat Tidur, Ini Penjelasan Dokter

Dwi Sasono Pakai Ganja sebagai Obat Tidur, Ini Penjelasan Dokter

Dedi Sutiadi
2020-06-01 18:45:24
Dwi Sasono Pakai Ganja sebagai Obat Tidur, Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi daun ganja dan kesehatan. (Foto: Istimewa)

Aktor Dwi Sasono  ditangkap polisi setelah terbukti menggunkanan narkoba jenis ganja. Menurut keterangan polisi Dwi rutin menggunakan ganja selama sebulan terakhir untuk mengisi waktu luang dan sebagai obat tidur selama pandemi. 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut, Dwi Sasono mengaku rutin menggunakan ganja dalam sebulan terakhir.

Baca juga: Artis Dwi Sasono yang Ditangkap Polisi karena Narkoba

"Yang bersangkutan mengaku sebagai pengguna narkotika jenis ganja, memang rutin hampir sekitar satu bulan ini menggunakan ganja tersebut," kata Yusri dalam konferensi pers yang disiarkan melalui Instagram Polres Jakarta Selatan, Senin 1 Juni 2020. 

Merujuk keterangan polisi dari hasil pemeriksaan alasan Dwi menggunakan narkoba jenis ganja tersebut adalah untuk mengisi waktu luan selama wabah virus corona. Selain itu terungkap juga pengunakan ganja oleh Dwi adalah untuk mengobati maslah tidur. 

Lantas bagaimana menurut penjelasan ahli terkait penggunaan ganja sebagai obat susah tidur ini? Mengutip dari situs Healthine Dr. Matt Roman, seorang dokter ganja medi menuturkan bahawa Pada komunitas medis ganja diberbagai negara, ganja memang sering dimanfaatkan sebagai pengobatan yang efektif untuk mengatasi malasah tidur dengan sedikit atau tanpa efek samping.

"Ganja adalah bantuan tidur yang efektif karena memulihkan siklus tidur alami seseorang, yang seringkali tidak selaras dengan jadwal istirahat dalam gaya hidup modern saat ini," kata Dr. Matt Roman. 

Baca juga: Warga Kalimantan Gugat UU Minerba yang Disahkan DPR

Roman menjelaskan bahwa ganja memiliki sifat anti kecemasan yang bisa memberikan efek tenang pada pikiran dan mencegah tubuh dari stres.

Ada dua jenis ganja. Beberapa di antaranya memberi energi atau efek menenangkan tergantung pada keseimbangan kanabinoid yang berbeda. Yaitu Cannabidiol (CCB) yang sering disebut memiliki sejumlah manfaat kesehatan dan nonpsikoaktif, artinya tidak menyebabkan diri menjadi mabuk. Sementara jenis Tetrahydrocannabinol (THC) adalah cannabinoid psikoaktif yang bisa memberikan efek seperti mabuk.


Share :

HEADLINE  

Kaesang Optimis PSI Tembus Senayan Minta Kader Kawal Real Count

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 17, 2024 09:44:02


Hasil Real Count KPU Sulawesi Tengah: Suara PSI Tembus 4,17%

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 21:11:41


Pemuka Agama Himbau Semua Terima Hasil Pemilu, Saatnya Rekonsiliasi

 by Andrico Rafly Fadjarianto

February 16, 2024 13:44:30