Rumah warga di dua daerah di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), terendam banjir. Banjir disebabkan olah luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Karang Mumus.
Banjir terparah melanda lima RT di Perumnas Bengkuring, Sempaja Utara. Ketinggian air mencapai 1 meter yang terjadi sejak Jumat 22 Mei 2020 malam hingga hari ini.
Meluapnya DAS Karang Mumus disebabkan tingginya debit tinggi muka air (TMA) Bendungan Benanga Lempake, yang berada di level waspada. Selain itu, tingginya pasang air sungai Mahakam yang mencapai 2 meter jadi faktor pendukung.
Daerah lain yang terendam banjir, yakni Gunung Lingai, Sungai Pinang. Ketinggian banjir di sana antara 30-40 cm.
"Kami posisi siaga. Apalagi, informasi BMKG hujan masih akan turun hingga akhir Mei. Saat ini kami terus pantau perkembangannya dan kami juga sudah siapkan berbagai hal untuk keperluan evakuasi warga," kata Kepala BPBD Kota Samarinda, Hendra, Sabtu 24 Mei 2020.
Hendra mengatakan saat ini pemerintah daerah belum menetapkan status tanggap darurat. Menurutnya, jika ketinggian air semakin mengkhawatirkan maka status tanggap darurat bisa saja ditetapkan.