Berkunjung ke Candi Muaro Jambi Dilarang Sama Pacar! Ini Akibatnya

Berkunjung ke Candi Muaro Jambi Dilarang Sama Pacar! Ini Akibatnya

Ekel Suranta Sembiring
2020-05-19 18:28:23
Berkunjung ke Candi Muaro Jambi Dilarang Sama Pacar! Ini Akibatnya
Candi Muaro Jambi (foto: Holamigo.id)

Di Provinsi Jambi ada terdapat peninggalan sejaran lumayan unik, yakni Candi Muaro. Komplek Candi Muaro Jambi merupakan situs sejarah yang terdapat di Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Menurut sejarah, candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Di dalam komplek Candi Muaro terdapat beberapa situs candi yang bisa kita lihat.

Komplek candi memiliki luas 3.981 hektar yang terbentang searah jalur Sungai Batanghari. Karena wilayahnya yang sangat luas, komplek Candi Muaro Jambi menjadi kawasan candi terluas di Nusantara.

Tentu melelahkan berjalan kaki mengelilingi komplek candi terluas di Indonesia. Jarak antar candi juga berjauhan. Jangan khawatir, traveler bisa menyewa sepeda kok. Harga sewa sepedanya terjangkau dan di pintu masuk banyak pedagang yang berjualan topi. Jadi traveler bisa berkeliling tanpa khawatir terik matahari.

Ada daya tarik lain yang ada di komplek wilayah Candi Muaro, yaitu kampung wisata Desa Muaro Jambi. Sebelum melihat-lihat candi, traveler bisa memasuki kampung dan berkeliling dengan sepeda . Di kampung wisata Jambi, traveler juga bisa menginap dengan menyewa di salah satu rumah panggung yang terdapat di kampung wisata.

Di komplek Candi Muaro, terdapat Candi Astono, Candi Tinggi, Candi Tinggi Satu, Candi Koto Mahligai,, Candi Kembar Batu, Candi Gedong Satu, Gedong Dua, dan Candi Kedaton, Candi Gumpung. Yang menjadi ciri khas dari candi yang berada di komplek Candi Muara adalah bangunan candi yang terbangun dari susunan batu bata/batu merah.

Ada mitos menarik di komplek candi ini, pengunjung dilarang berkeliling bersama pasangan ke tempat ini. Jika nekat akan putus dalam waktu dekat. Sedangkan jika bersama suami atau istri, tidak lama setelah berkunjung mereka akan bercerai. Namun mitos tinggal mitos belaka.

Selain melihat situs sejarah di sekitar komplek candi, traveler juga bisa menikmati tarian tradisional Suku Anak Dalam yang ditampilkan di pentas untuk menghibur wisatawan.

Bagi traveler yang ingin mengadakan kegiatan keakraban bersama rekan-rekan di sekolah, kampus, atau kantor juga bisa di sini kok. Kawasan candi yang begitu luas, dan jarak candi yang berjauhan sehingga terdapat ruang untuk mengadakan outbound.

Di dalam komplek juga ada kolam ikan yang lumayan besar yang dikelilingi oleh pohon nan rindang yang bisa dijadikan tempat untuk beristirahat. Akses menuju candi bisa lewat jalur air melewati Sungai Batanghari. Lokasi candi berjarak sekitar 30 km dari pusat Kota Jambi atau 40 menit perjalanan menggunakan mobil atau bus.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00