Tenaga medis yang merupakan garda terdepan penanganan virus corona di Indonesia kecewa. Para tim medis kecewa sebeba beberapa kebijakan pemrintah yang "berpotensi memperluas penyebaran Covid-19". Kekecewaan itupun diekspresikan di media sosial dengan menggunakan tagar #Indonesiaterserah di media sosial.
Beberpa kebijakan pemrintah yang dinilai berpotensi memperluas penularan covid-19 diantaranya seperti pengecualian pergerakan masyarakat keluar kota hingga diperbolehkannya warga berusia di bawah 45 tahun di 11 sektor yang dibolehkan kembali bekerja di kantor.
Atas hal ini pihak istanapun angkat bicara. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Dokter Brian Sriprahastuti, menanggapi hal itu dengan menegaskan bahwa pemerintah tetap konsisten menerapkan Pembtasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"[Sesuai] prinsip PSBB, individu masih boleh beraktivitas tapi dibatasi, termasuk w ork from home (bekerja dari rumah) dengan pengecualian," ujarnya dalam pesan tertulis, hari Jumat 15 Mei 2020.
Namun ekspresi kekecewaan tim medis yang juga didukung warganet terus menguat di media sosial. Bahkan Tagar #Indonesiterserah bahkan telah menjai trending topic publik Twitter sejak Jumat 15 mei 2020 kemarin.
Tidak hanya kepada pemerintah tagar #Indonesiaterserah juga nampaknya sebagai ungkapan kekecewaan warganet pada sejumlah warga yang masih bandel pada aturan. Seperti kasus pelanggaran McDonalds Sarinah beberapa hari lalu.
Diketahui bahwa beberapa hari terakhir, masyarakat terlihat berkerumun dalam satu atau dua tempat yang berpotensi menularkan virus corona.
Beberapa hari lalu, masyarakat sempat ramai berkerumun ketika resoran cepat saji McDonalds Sarinah akan menutup gerainya.
Terakhir pada Kamis 14 Mei 2020) kemarin, masyarakat terlihat memadati Bandara Soekarno Hatta pasca moda transportasi resmi kembali dibuka oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Melihat kondisi ini, seorang warganet yang mengaku sebagai perawat mengungkapkan kejenuhannya.
"Orang kalo udah mengeluarkan 'terserah' itu berarti orang tersebut sudah pada titik lelahnya karena banyak hal salah satunya lelah karena tidak dihargai #indonesiaterserah," tulis pengguna Twitter @fajri_**
Seorang warganet yang berprofesi sebagai tenaga medis rumah sakit juga menuliskan kekesalannya. "Aku wes pasrah sama kamu Indonesia. Nyeri kali hatiku pas lagi berjuang dikhianatin gitu aja," tulisnya.
Sementara itu ada pula warganet yang menyayangkan dibukanya kembali moda transportasi, seperti yang dituliskan @rani** , "Shalat tarawih disuruh dirumah aja, shalat jumat juga disuruh dirumah aja, sekolah kuliah kerja juga disuruh dirumah aja. Tapi bandara dibuka lagi, bapak sehat? #indonesiaterserah."
Warganet lainnya @kevinsinar** bahkan meminta agar pemerintah segera mengambil jalan tegas mengenai pembatasan sosial ini.
" First we had people escaping hospitals. Then we had people smuggling themselves and getting travel permits for the wrong reasons. Now we have this. I think it’s time for the government to take a hardline approach through stricter measures. #COVID19 #indonesiaterserah"
Pertama, kita punya pasien yang melarikan diri dari rumah sakit. Lalu orang-orang yang menyelundupkan diri dan mendapatkan surat izin bepergian untuk alasan yang salah. Sekarang kita punya ini. Aku rasa sudah waktunya pemerintah mengambil pendekatan tegas dengan langkah-langkah yang lebih ketat #COVID19 #indonesiaterserah --red.
Akun @kusumawina*** bahkan menuliskan daftar peristiwa heboh selama PSBB yang membuatnya kesal, "Kan, apa gue bilang lucunya tuh kadang ga ngotak.
-McD Sarinah skrng kena denda 10jt.
-rame2 orng di bandara soetta.
-skrng youtuber Indira Kalistha lah dgn 3 jt subs sok2 ga -peduli sama corona.
-surat sehat bebas covid dijual cmn 70Ribu.
Yaudah #indonesiaterserah kalian!"