Untuk anda tipe orang yang mudah bosan dengan makanan berbuka puasa, anda bisa mencoba menbuat pindang ikan patin khas Kota Lampung. Pindang khas Lampung ini memiliki cita rasa yang sangat unik seperti asam gurih dengan aroma yang sangat kuat. Aroma yang kuat ini berasal dari duan kemangi yang dicampurkan ke dalam kuah.
Selain ikan patin yang banyak tersedia di pasar tradisional, rempah-rempah dan cara membuat pindang patin ini terbilang cukup mudah. Jadi tidak ada salahnya jika anda mencoba membuat sendiri resep pindang patin khas Lampung ini. Berikut cara membuat Pindang patin khas Lampung:
Bahan-bahan:
- 1 Kg Ikan patin segar. Ikan patin yang sudah kita beli, kita cuci sampai bersih, kemudian dipotong-potong, tapi jangan terlalu kecil karena mudah hancur. Kemudian untuk menghilangkan bau amisnya, lumuri potongan ikan patin tadi dengan 1 sdm air perasan jeruk nipis dan didiamkan sekitar 15 menit.
- 3 batang serai, dimemarkan
- 3 lembar daun salam
- 5 cm jahe
- 3 buah tomat merah, dibelah menjadi 2 atau 4
- 45 buah tomat hijau, dibelah
- 42 buah cabe merah, diiris halus sekitar 2 cm
- 15 buah cabe rawit utuh
- 25 gr daun kemangi
- 3 sdm air asam
- 2 sdm kecap manis
- 2 sdm gula merah
- garam secukupnya
- Gula putih secukupnya
- 5 buah cabe merah (dihaluskan)
- 6 siung bawang merah (dihaluskan)
- 6 siung bawang putih (dihaluskan)
Cara Membuat/Memasak:
- Rebus bumbu yang telah dihaluskan bersama daun salam, serai, jahe, lengkuas dalam panci / wadah berisi 1250 cc air dengan api yang sedang.
- Setelah itu masukan ikan dan bumbu pindang patin khas Lampung lainnya. Beri garam dan gula sesuai selera hingga terasa asam manis dan pedas.
- Masak hingga matang.
- Setelah matang segera angkat dan disajikan.