Adu Betis, Tradisi Ekstrim untuk Menunjukkan Keperkasaan Pria di Makassar

Adu Betis, Tradisi Ekstrim untuk Menunjukkan Keperkasaan Pria di Makassar

Anisa Br Sitepu
2020-05-06 22:00:00
Adu Betis,  Tradisi Ekstrim untuk Menunjukkan Keperkasaan Pria di Makassar
Tradisi Adu Betis di Makassar (Foto:Istimewa)

Tak dapat dipungkiri lagi bahwa Indonesia terkenal dengan banyak suku dan budayanya. Tak heran, beberapa etnis di Indonesia masih banyak memiliki tradisi yang di turunkan dari generasi ke generasi leluhur Nenek Moyang. 

Salah satunya adalah tradisi yang dilakukan di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan yaitu Adu betis atau masyarakat setempat menyebutnya Mallanca. 

Adu betis biasanya dilakukan sesudah panen besar yang terjadi dikawasan tersebut. Hal tersebut dilakukan sebagai ungkapan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkatnya yang terlah memberikan hasil panen yang berlimpah. 

Sebagai informasinya bahwa sawah yang ada di Moncongloe, cukup sulit melalukan panen bisa hanya sekali dalam setahun. Maka tak heran ritual ini diikuti seiringnya musim panen tiba yang jatuh pada bukan Agustus. 

Selain itu, masyarakat Bone setempat juga mempercayai tradisi yang mereka lakukan tersebut adalah sebagai rasa hormat terhadap jasa leluhur yang telah menjaga Kerajaan Gowa pada jaman dahulu.

Tradisi ini dilakukan dengan cara menendang betis satu sama lain dan membuktikan siapa lebih hebat dan kuat. 

Dalam tradisi adu betis tersebut tentunya memiliki aturan, dengan dibagi perkelompok dan membentuk lingkaran besar kemudian saling beradu. Hal tersebut terdiri dari 2 kelompok dimana 2 orang untuk menendang, dan 2 lagi untuk menahan dengan memasang kuda- kuda yang kuat agar tidak kalah oleh lawan.

Tendangan yang dilakukan pun dengan sekuat tenaga, maka tak heran setelah acara selesai ada yang mengalami parah tulang. 


Share :

HEADLINE  

Dari Indonesia ke Asia, Estetika Retro Ardhira Putra Jadi Sorotan

 by Miftakhul Hasanah

February 06, 2026 16:30:00


Mengenal Theresia Agustina Sitompul, Seniman Partisipan Art for Sumatra

 by Miftakhul Hasanah

February 06, 2026 13:15:20


Howard Smith x Muklay, Saat Kecepatan Bertemu Ekspresi Seni

 by Miftakhul Hasanah

January 29, 2026 22:15:00


Ranbir Sidhu Ubah Logam Jadi Instalasi Raksasa di Museum

 by Miftakhul Hasanah

January 26, 2026 11:16:05