Cerdas Barus, Pecatur Tunarungu Asal Karo yang Mampu Raih GM Internasional

Cerdas Barus, Pecatur Tunarungu Asal Karo yang Mampu Raih GM Internasional

Enda Tarigan
2020-05-05 19:10:22
Cerdas Barus, Pecatur Tunarungu Asal Karo yang Mampu Raih GM Internasional
Cerdas Barus pecatur asal Karo yang mampu menjadi GM Internasional (Foto : istimewa)

Para pencinta olahraga catur pasti mengenal nama Cerdas Barus.  Ditengah keterbatasan fisiknya karena menderita tunarungu,  Cerdas Barus mampu mencapai gelar Grand Master (GM) catur yang membuat kemampuannya diakui pecatur di seluruh dunia.  Salah satu Grand Master (GM) catur asal Indonesia yang diakui kehebatannya oleh pecatur di seluruh dunia. 

Cerdas Barus merupakan pecatur kelahiran Kabanjahe di tahun 1961 dengan kondisi menderita tunarungu. 

Saat berusia 14 tahun cerdas barus berkenalan dengan dunia catur. Namun olahraga catur yang  diketahui oleh Cerdas Barus adalah Catur Karo yang cara bermainnya berbeda dengan catur sesungguhnya. 

Permainan catur sesungguhnya baru dia kenal pada tahun 1978  atau saat cerdas berusia 15 tahun. Perkenalan dengan olahraga catur ini saat dia pindah ke kota Medan. 

Di Medan, Cerdas berkenalan dengan pencatur nasional asal Kota Medan seperti David Purba dan Thomas Ginting. Perkenalan ini membuat Cerdas Barus belajar banyak tentang strategi bermain catur.

Alhasil, tahun 1981 ia keluar sebagai juara kedua dalam Kejuaraan Propinsi Sumatera Utara. Dalam keikutsertaannya yang pertama di ajang Kejurnas, di Bandung 1982, Cerdas memperoleh gelar Master Nasional.

Karir internasional dimulai pada tahun 1983 sebagai anggota regu kota Medan yang ikut serta dalam Kejuaraan Kota Asia di Hongkong kemudian diikuti oleh Olimpiade Catur di Yunani setahun kemudian. Setelah Olimpiade 1984 ini ia hampir tidak pernah absen dari even-even catur penting Indonesia sampai tahunn 2002.

Tahun 2002 adalah tahun emas bagi Cerdas. Selain menjadi Juara Nasional, ia juga memenangkan Hamzah Haz Terbuka di Jakarta dan juara kedua di Turnamen Wismilak. 

Pada bulan Nopember ia mencapai puncak prestasinya dalam Olimpiade Catur yang diselenggarakan di Bled, Slovenia. Cerdas memenangkan medali emas untuk papan ketiga setelah mengumpuAlkan 8,5 angka dari 10 partai. 

Pencapaian ini juga memberi Cerdas norma GM ketiga. Norma GM pertamanya diperoleh di Bali Jeff-RCA Jakarta 1997 dan kedua di Wismilak Surabaya 2002.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00