Di era sepakbola modern, sejumlah pemain berbakat asal Indonesia banyak berkiprah di luar negeri. Baik itu kompetisi Liga di Asia hingga menjajal kompetisi Eropa. Nama-nama seperti Ricky Yacobi, Rochi Putiray, Bambang Pamungkas hingga Kurniawan Dwi Yulianto pernah bermain di klub luar negeri.
Teranyar, dua bakat muda Indonesia yakni Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaiman masih masih mencoba peruntungan mereka untuk dapat merasakan atmosfer liga Eropa.
Jauh sebelum nama-nama diatas, Ramlan Yatim adalah pemain Indonesia yang mencoba peruntungan bermain di luar Negeri. Pemain yang bermain di era tahun 1940-1960an ini diketahui pernah merumput di Pahang FC asal Malaysia pada tahun 1948. Tak hanya bermain di Pahang, pemain asal Kota Medan medan ini juga pernah meperkuat salah satu klub Singapura pada tahun 1949.
Karir sepakbola pemain kelahiran 1922 ini sendiri banyak di habiskan di klub kota asalnya PSMS Medan. Ramlan Yatim tercatat memperkuat PSMS Medan lebih dari 1 dekade yakni rentan tahun 1950-1960an.
Ramlan Yatim juga tercatat menjadi bagian dari skuad timnas Indonesia Olimpiade Melbourne 1956. Dia juga bagian dari skuat Timnas di Pra Piala Dunia 1958 dan saat timnas menjadi juara ketiga atau meraih medali perunggu Asian Games 1958 di Tokyo.
Gaya bermain Ramlan Yatim juga diketahui keras dan lugas menjadi momok tersendiri bagi lawan bermainnya. Tak heran,oleh rekan-rekannya Ramlan Yatim dijuluko sebagai “The Killer”.