Peran Ramadan Dalam Keseharian, UAD: Jangan Main-Main, Bemujahadahlah !

Peran Ramadan Dalam Keseharian, UAD: Jangan Main-Main, Bemujahadahlah !

Dedi Sutiadi
2020-05-01 05:12:43
Peran Ramadan Dalam Keseharian, UAD: Jangan Main-Main, Bemujahadahlah !
Ilustrasi ibdah memerangi hawa nafsu. (Foto: Istimewa)

Marhaban ya Ramadan, kita telah memasuki pekan kedua berpuasa di bulan Ramadan. Banyak sekali ibadah-ibadah yang telah kita lakukan di pekan pertama puasa yang telah berlalu. Lantas, bagaimana dengan peran dari Ramadan untuk keseharian?

Menurut Ustad Adi Hidayat Lc. MA. atau UAD mengatakan, jika kita masih diberi kesempatan untuk mendapatkan Ramadan di keesokan harinya, maka janganlah bermain-main dalam menjalani kesempatan yang diberikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada kita. Maka, bermujahadahlah untuk melawan hawa nafsu dengan meningkatkan ibadah kita di bulan suci ini.

“Seorang yang hendak menunaikan ibadah puasa, maka Allah SWT. akan memberikan kesan kepadanya juga kepada musling yang hendak berpuasa, agar tidak main-main dan menganggap ringan kesempatan Ramadan kepada hidupnya,” kata Ustad Adi Hidayat.

“Karena tidak semua orang dapat nikmat ramadan. Dan tidak setiap orang yang telah mendapatinya belum tentu bisa mengulang di Ramadan selanjutnya. Maka dari itu semua akan bermujahadah ketika Ramadan,” jelas Ustad yang kuat hafalannya tersebut.

Dengan bermujahadah dengan menahan nafsu untuk mendapat kenikmatan dari Ramadan ini. Para Sahabat Nabi Saw. juga bisa meneteskan air mata ketika Ramadan telah berlalu. Maka dari itu, sebelum Ramadan meninggalkan kita, bentengi diri dengan ibadah ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Arti mujahadah menurut bahasa adalah perang, menurut aturan syara’ adalah perang melawan musuh-musuh Alloh, dan menurut istilah ahli hakikat adalah memerangi nafsu amarah bis-suu’ dan memberi beban kepadanya untuk melakukan sesuatu yang berat baginya yang sesuai dengan aturan syara’ (agama). Sebagian Ulama mengatakan : "Mujahadah  adalah tidak menuruti kehendak nafsu”, dan ada lagi yang mengatakan: “Mujahadah adalah menahan nafsu dari kesenangannya,” Ta’rif (definisi) mujahadah menurut arti bahasa, syar’i, dan istilah ahli hakikat di dalam kitab Jami’ul Ushul Fil-Auliya(1), hal 221.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00